kegilaan apa lagi ini ????
apakah semua manusia di Indonesia ini sudah GILA ??!!!!
masak Mesjid dibom ? sebentar lagi mungkin juga Gereja yang dibom,
berikutnya mall, berikutnya monas.. lama-lama, tidak ada lagi hari-hari
tenang bagi kita semua untuk bersantai dengan keluarga, menghidupkan
komputer untuk surfing internet, belajar dengan tenang di kamar, atau
nonton VCD dengan keluarga... yang ada nantinya hanyalah suara bom, mortir,
tembakan, dan jerit tangis.. APAKAH KITA SEMUA MAU KEARAH INI ????? APAKAH
KITA SEMUA MAU SEPERTI BOSNIA, SERBIA, ATAU NEGARA LAINNYA YANG TIADA HARI
TANPA PERANG SAUDARA !!!!!
Melalui milling list ini sekali lagi saya jeritkan isi hati saya... SAYA
SUDAH MUAK DENGAN KEADAAN INI !!!! (saya yakin anda-anda sekalian juga
merasakan hal yang sama ! )
marilah mulai dari sekarang ini kita membuang jauh-jauh pikiran-pikiran
binatang yang ada didalam diri kita masing-masing...marilah kita semua
mulai berpikiran jernih dalam menganalisa semua keadaan yang ada, jangan
lagi saling balas membalas, yang islam bilang hari ini mesjid kita dibom,
besok kita balas, kita bom juga gereja mereka !
yang non muslim bilang kalau orang muslim menghancurkan rumah ibadah non
muslim, mereka tidak mendapat hukuman yang setimpal.. sudahlah.. buang
jauh-jauh semua pikiran-pikiran itu...
sekarang yang pasti kita semua harus berpikiran positif.. kalau ada lagi
rumah ibadah yang dibakar atau dirusak.. marilah kita semua bersatu untuk
mencari siapa yang melakukan itu.. siapa dalang intelek yang berada
dibelakang semua ini.. orang itu yang seharusnya kita bunuh ramai-ramai
(untuk aktor/dalangnya, jika sudah tertangkap, boleh kita pakai
"pikiran-pikiran binatang kita" sebab ia tidak lebih dari seekor binatang
!!!).

saya rasa ini saja ungkapan hati saya.. mohon maaf kalau menyinggung
perasaan anda-anda semua...

salam perdamaian...
David



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke