assalamu'alaikum wr. wb.
salam sejahtera.....

kesekian kalinya info gratis dari mancanegara memberitakan kerusuhan
berkelanjutan di maluku (tual)
diberitakan sebagai berikut:
"4 killed in fighting in Indonesia
TUAL, Indonesia (AP) - Police fired shots Tuesday to disperse battling mobs
of Muslims and Christians in a region of eastern Indonesia that has been
plagued by religious violence this year. At least four people were killed.
Rioters with knives and bows and arrows set afire nine houses in Cansas
village on Kei Island, 1,750 miles northeast of Jakarta, the Indonesian
capital. Police and soldiers fired at the rioters after warning shots were
ignored. Dozens of Christians and Muslims suffered bullet and knife wounds.
In Tual, a city in Maluku province on an adjacent island, more than 300
people have died this year in religious fighting."

itulah berita mengenaskan yang harusnya mengalahkan santernya berita acara
debat calon-2 presiden. paling tidak calon-calon presiden itu membahas
bagaimana menghentikan terlebih dahulu kerusuhan-2 itu. syukurt-syukur
beliau yang terhormat menjadi calon presiden itu tidak berdebat memenangkan
diri (kelompok, aliran dll) melainkan bersedia duduk dalam suatu sidang
(jamaah) bersama berlandaskan kepentingan kebangsaan....

berita mengenaskan lagi, namun sebenarnya mengesankan adalah adanya bantuan
beras (mungkin gratis, karena disebut sebagai okuri-mono yang berarti bawang
hadiah, present, given-things) dari petani-petani padi jepang yang tergabung
dalam (diurus oleh) the central of japanese agricultural gruop. bantuan itu
lain dengan pinjaman beras pemerintah jepang yl kepada poemerintah
indonesia. bantuan itu diserahkan lewat pmi. jumlahnya 220 ton (beras jepang
asli, bukan impor atau beras cadangan minimum).
penyerahan bantuan dimulai pada 24 april yl. di suatu panti asuhan
yatim-piatu di bogor (namanya menjadi tidak jelas karena ditulis dalam
katakana "kudo-ban-gu-kaba bogoru", ada yang tahu latinnya nggak?) sebanyak
7.5 ton untuk 120 jiwa. berikutnya (katanya) akan diteruskan ke wilayah jawa
barat dan terus ke timur hingga 220 ton. (berita dari the japan agricultural
news, april 25th, 1999).

mengesankan.. karena petani negara maju lebih memikirkan fakir miskin dan
calon modal generasi penerus yang terancam sekarang ini. mengesankan, karena
elite politik justru sedang memikirkan kemenangan masing-masing....
melepaskan pikirannya kepada nasib masa depan rakyat muda (fukara dan
yatama).
mengenaskan, karena target pertama tujuan bantuannya adalah daerah bogor,
tempat bersemayamnya puluhan (bahkan mungkin ratusan) cerdik pandai, teknisi
hingga guru besar pertanian. mengenaskan, karena prioritas penelitian
pepadian sekarang justru mengarah kepada bioteknologi... sementara itu
kenyataan rakyat kekurangan padi. mengenaskan bagi saya, karena saya adalah
salah satu staf pengajar di ipb...

bagaimana pendapar rekan-rekan sekalian....?


wassalam,

WINARSO DRAJAD WIDODO

Ishima-cho 1-14-25
Okayama shi 700-0016
Phone: 086-251-2515
e-mail: [EMAIL PROTECTED]
          [EMAIL PROTECTED]


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!

Kirim email ke