Bang Amin Riza,
Benar, belum 20 hari ternyata doa Abang (dan sebagian besar bangsa Indonesia)
dikabulkanNYA. PDIP, PKB dan PAN beraliansi, yang merupakan awalan bagus untuk
membentuk Front Reformasi Total yang Abang impikan.
Yang lebih indah adalah kesepakatan mereka bahwa detailnya akan di work out
oleh masing-2 Sekjen. Berarti Faisal Basri akan mendapat partner kuat Alex
Litay dan Muhaimin Iskandar. Saya makin optimis Bang, mereka relatif seumur,
sama-sama ligat, dan punya kelebihan masing-2. Sangat memungkinkan terjadi
sinergi antar ketiganya.
Bagi masyarakat tak perlu ada keraguan lagi, pilih mana saja dari ketiganya,
dan Senayan akan dihuni para reformis handal. Mudah-mudahan fans parpol
lainnya mau berjiwa besar untuk mengalihkan pilihannya kepada ketiga parpol
ini sehingga suara masyarakat reformis tidak terpecah seperti yang diinginkan
Golkar dan satelit-satelitnya. Saya yakin tetap ada tempat bagi Prof Yusril
dan Kiai Didin didalam Pemerintahan Reformasi kelak. Juga bagi non partisan
macam bang Wimar, mbak Sri Mulyani, kang Eep,Prof Ikhlasul Amal dan si Abang
(Adnan Buyung Nasution). Bahkan juga bagi Wardah Hafidz yang sedang digertak
tuntutan PDR.
Tentang pengadilan Soeharto, rasanya dengan BOM Time Magazine, sulit bagi
Galib untuk melingkar-lingkar lagi. Kalau dalam seminggu kedepan Soeharto
tidak ke Gedung Bundar lagi sebagai TERDAKWA, sangat mungkin saya ikutan
nyebur dikolam Senayan lagi, bersama ratusan ribu masyarakat reformasi
Indonesia, dalam iringan yell indah :
RAKYAT BERSATU - TAK DAPAT DIKALAHKAN.
RAKYAT BERSATU - TAK DAPAT DIKALAHKAN.
-----------
On Mon, 10 May 1999 21:44:03 EDT Amin Riza wrote:
>Sindiran yang sangat sarkastis bung Yap. Jangan patah dulu, permainan >masih
berlangsung. Semua sedang belajar dari proses. Semoga tidak semua >orang
berpegang pada : pengalaman adalah guru terbaik. Karena dia selalu >datang
terlambat. Semoga yang terjadi setelah Pemilu tidak sehitam yang >bung Yap
khawatirkan.
>
>Pada keprihatinan yang sama, saya sedang berdoa semoga dalam 20 hari >kedepan
datanglah kesadaran para tokoh reformasi untuk menjadi lebih >dewasa dan
menyatukan langkah.
>
>Harus diakui tokoh pro reformasi kurang konseptual, dengan membiarkan
>komposisi DPR/MPR tak tersentuh. Inilah penyakit : best effort. Mereka >lupa
diri dalam euphoria ketika Soeharto dengan seenaknya menyatakan >berhenti.
Mereka lupa bahwa itu pelecehan hukum. Berhenti seenaknya, >tanpa pertanggung
jawaban. Bahaya sekali bagi suatu negara kalau semua >pejabat boleh menyatakan
berhenti kapan dia mau. Sama bahayanya kalau >pejabat nggak mau mundur juga
walau sudah jelas salahnya atau tidak >legitimate.
>
>Seharusnya saat itu Soeharto langsung ditahan, supaya tidak dapat
>konsolidasi. Lalu Harmoko cs digusur dari Senayan, diganti tokoh >reformis,
lalu dipilih Presiden sementara yang membentuk Kabinet >transisi dengan tugas
utama menyelenggarakan Pemilu.
>
>Yang terjadi sama sekali jauh dari itu. Jadi memang terlalu pagi untuk
>optimis, tapi juga terlalu cepat untuk patah arang.
>Saya paham sakitnya hati Anda kalau lihat Harmoko masih bisa cengengesan
>dilayar TV bersama para pimpinan partai tanpa massa dan tidak sah sama
>sekali, macam Budi Hardjono dan Ipar Faisal Tanjung yang jadi Wakil >ketua
DPR/MPR itu yang dapat suaranya juga disulap dari Sumut.
>Bung Yap, do you still remember option number four : pray. Don't take :
>Forget it, please. Make sense?
>
>> ______________________________________________________________________
>> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>
>____________________________________________________________________
>Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>
Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
--------- End Forwarded Message ---------
Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
____________________________________________________________________
Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!