At 01:01 AM 5/22/99 JAVT, you wrote:
>Maaf...
>
>Kalo masalah memasukkan milis Korps Pemilih ke anggota milis ini
>(bukan gabung) tentunya terserah moderator.

Setuju, tapi bukankan kita selaku anggota juga punya pilihan: mau terus
gabung atau keluar. Saya kira kita tak pernah menyerahkan "nasib" kita
secara total pada moderator seperti di masa lalu (kebanyakan) dari kita
menyerahkan nasib pada Suharto. Kebijakan moderator meminta pendapat anggota
milis saya nilai bijaksana.

>
>Tapi rasanya kok nggak ada efeknya sama jumlah mail yang akan masuk.
>Karena pesan milis Korps Pemilih nggak akan masuk ke milis Kuli Tinta.

Saya tak setuju dengan asumsi ini. Sebab kian banyak orang berkomentar
(misalnya anggota Korps Pemilih men-cc-kan mailnya ke Kuli Tinta) maka kian
banyak kemungkinan milis kita menampung junk. Itu maksud saya.
 
>
>Sekedar mengoreksi pendapat Samin yang mungkin salah paham.

Saya tak salah paham. Saya justru paham dengan arus dalam managemen milis
semacam ini.
>
>Tapi pertimbangan lainnya tentu ada....dan itu terserah moderator
>tentunya.

Boleh, tapi alangkah baiknya bila dishare. Ingat, kita percuma bikin milis
yang baik, bila anggota kita tak menerimanya dan keluar ramai-ramai.

Samin



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!



Kirim email ke