Tapi, pendapat moderator KT tidak salah..., kalau milis KP dijadikan member
KT tidak akan terjadi hal itu..

(1) Misalnya anggota KT mengirim e-mail ke KT, maka akan terdistribusi juga
ke KP, karena KP member KT
(2) Tapi bila anggota KP mengirim e-mail hanya ke KP, itu tidak
terdistribusi ke KT..., karena itu akan sama dengan "japri" (dari member ke
member)

Tapi problemnya.. netter yang HANYA anggota KP tidak bisa posting ke KT,
karena peraturan KT tidak mengijinkan non anggota untuk posting ke milis...,
nah kalau begitu anggota milis KP harus masuk ke KT agar e-mailnya bisa
terdistribusi pula ke member KT.. Jadi..., memang usulan Bung Iwan tidak ada
gunanya... Mendingan, tetap saja terpisah.. tapi ada "kerjasama erat"...
bisa saja topik-topik KT yang spesifik ttg Pemilu difwd ke KP oleh anggota
KT yang juga anggota KP.., dan bila ada komentar menarik dari KP difwd juga
ke KT... nah.., begitu kan lebih enak dan tidak membingungkan...

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]


-----Original Message-----
From: iwans <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 23 Mei 1999 1:22
Subject: Re: [Kuli Tinta] Penggabungan Milis?


Netters sekalian baik yang di KP maupun KT,

Saya baru saja mendapat email dari seorang teman yang tampaknya faham
sekali soal komputer. Dan itu telah membuka mata saya dan menyadarkan saya
bahwa saling subscribe antar milis itu jelas suatu hal yang mustahil. Dan
dengan ini saya cabut saja gagasan saya itu karena kalau anda baca
keterangan berikut ini anda pasti akan menyebut gagasan itu sangat konyol.
Maafin ya ?

Saya setuju untuk membuat penawaran terbuka saja untuk warga kedua milis.
Dan saya akan membantu mempromosikan milis KT di milis KP, sehingga
bergabung merupakan pilihan bebas bagi setiap orang di kedua milis.

Coba baca email yang saya terima lewat japri dan membuat saya menyadari
kebodohan saya itu. Bagi yang maui mentertawakan saya, silahkan saja.
Hehehehe, emang konyol juga kalau saya fikirkan. Maksudnya baik, tetapi
tidak dibekali pengetahuan yang cukup ya hasilnya jadi begini ini. Sekali
lagi, mohon maafkan saya karena telah merepotkan anda semua.

************************
Bung Iwan yang baik,

Gagasan anda sebetulnya bagus yakni untuk menyebarluaskan informasi
sebanyak mungkin ke semua orang yang berminat mendalami soal-soal politik
dan mensiskusikannya. Hanya saja secara teknis, jelas gagasan anda tidak
mungkin bisa dilaksanakan. Kenapa begitu ? Ya, kalau ada pelanggan milis
-- KP atau KT -- yang posting di salah satu milis tsb. maka yang terjadi
sungguh mengerikan. Email-nya jelas akan dipingpong indefinitely kian
kemari di antara kedua milis?

Misalnya, si A posting email ke [EMAIL PROTECTED] maka email tsb.
akan dikirim ke seluruh subscriber KP termasuk juga ke
[EMAIL PROTECTED] sebagai salah satu member dari KP. Nah, begitu
[EMAIL PROTECTED] menerima email ini maka email tersebut akan
dikirim ke seluruh subscriber KT termasuk juga dikirim balik ke milis KP
(karena KP menjadi salah satu member-nya). Kemudian, KP akan mengirim lagi
email yang sama lagi ke milis KT,  demikian seterusnya sampai akhirnya
kedua server nggak sanggup lagi menampung email dan akhirnya down dengan
sendirinya. Atau malah hang.

Saran saya, sebaiknya hal itu dibatalkan saja.

Bambang Suprihanto
-----------------------------
Pelanggan Setia milis KP


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!



Kirim email ke