Ada yang iseng nih. Mudah2an belum baca.

>Delivered-To: [EMAIL PROTECTED]
>Date: Wed, 26 May 1999 14:14:56 +0700
>From: [EMAIL PROTECTED] (Mirma Mamahit)
>Subject: [info-pemilu] Re: Pimpinan Partai Kita

>SIAPA PRESIDEN RI KE-4 YANG ANDA PILIH
>>
>> ( PERBANDINGAN ) AMIEN RAIS - MEGAWATI
>>
>> 1.Pendidikan Formal
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * S-1 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM
>> * Sarjana Muda Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
>> * S-2 Ilmu Politik University of Notre Dame USA
>> * S-3 (Doktor) Ilmu Politik University of Chicago dengan desertasi
>tentang
>> "Gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir"
>> * Pernah setahun kuliah di Al-Azhar , Kairo (di Departemen Bahasa)
>>
>> MEGAWATI :
>> * SMA
>>
>> 2. Karya Tulis
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Cakrawala Islam (1987), Politik dan Pemerintahan di Timur Tengah, Tugas
>> Cendekiawan Muslim, Keajaiban Kekuasaan(1994), Moralitas Politik
>> Muhammadiyah (1995), Puasa dan Keunggulan Kehidupan Rohani (1996)
>>
>> MEGAWATI :
>> * Tidak ada
>>
>> 3. Pekerjaan
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Dosen Universitas Gajah Mada (UGM) jurusan Politik (sekaligus sebagai
>> ketua jurusan Hubungan Internasional FISIP UGM)
>>
>> MEGAWATI :
>>
>> *Ibu rumah tangga
>>
>> 4. Organisasi yang membesarkan
>>
>> AMIEN RAIS :
>> *Muhammadiyah
>> *ICMI
>>
>> MEGAWATI
>> * PDI
>>
>> 5. Penghargaan yang pernah didapat
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * "Tokoh Reformasi" dari mahasiswa
>> * "Tokoh Tahun Ini" dari majalah Ummat
>> * "Bapak Reformasi Indonesia" dari seniman Yogyakarta
>> * "UII Award" dari Universitas Islam Indonesia
>> * Bintang Mahaputra RI ( namun ditolak )
>>
>> MEGAWATI :
>> * Tidak ada
>>
>> 6. Golongan yang mendukung
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Semua lapisan masyarakat
>> * Kaum intelektual
>> * Semua agama
>> * Alim ulama
>> * Mahasiswa
>>
>> MEGAWATI :
>> * Kaum sosialis dan kiri baru (termasuk sisa-sisa PKI)
>> * Masyarakat non intelektual
>> * Kaum Nasionalis
>> * Kaum sekuler (yang tidak menginginkan Islam/agama diikutsertakan dalam
>> pelaksanaan pemerintahan)
>> * Luar negeri (Amerika Serikat /USA)
>>
>> 7. Tokoh yang mendampingi
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Prof Dr. Syafi'i Ma'arif
>> * DR. Faisal Basri
>> * A. M. Fatwa
>> * Junus Yahya
>> * DR. Dawam Rahardjo
>> * Christianto Wibisono
>>
>> MEGAWATI :
>> * Alex Litay
>> * Yakob Nuwawea
>> * Kwik Gian Gie
>> * Laksamana Sukardi
>> * Aberson Malaiholo
>>
>> 8. Kwalitas Keagamaan
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Tamatan pesantren
>> * Menguasai bahasa Arab dan biasa menjadi khotib dan penceramah di
>> masjid-masjid.
>> * Selama 8 tahun selalu puasa Senin-Kamis
>> * Senantiasa sholat malam (tahajud)
>> * Membaca Al-Qur'an setiap hari (Ia selalu membawa Qur'an kecil didalam
>> tasnya)
>>
>> MEGAWATI :
>> * Masyarakat selama ini tidak mengetahui dan melihat kedekatan dan
>> pemahamannya kepada agamanya (Islam)
>>
>> 9. Faktor yang membesarkan
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Kebesaran Muhammadiyah yang dipimpinnya
>> * Kegigihan dan keistiqomahannya beramar-ma'ruf nahi munkar seperti dalam
>> kasus Busang dan Freeport
>> * Keberaniannya mengusulkan dengan lantang agar  Soeharto diganti pada
>> saat
>> tokoh-tokoh yang lain diam
>> * Ide-idenya yang selalu berpengaruh terhadap perpolitikan nasional
>>
>> MEGAWATI :
>> * Nama besar ayahnya Soekarno
>> * Dukungan media massa pro Megawati, seperti : Megapos, Inti Jaya,
>> Sentana,
>> Merdeka, Detak, Suara Pembaruan, Aksi,
>> Reformasi, dll.
>> * Kesewenang-wenangan Rezim Soeharto sehingga mendapatkan empati dari
>> masyarakat
>> * Dukungan dana dari luar negeri, terutama Amerika Serikat
>>
>> 10. Peran dalam menumbangkan Soeharto
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Sejak 1993 sudah menyuarakan isu pergantian pimpinan nasional.
>> * Menyatakan bahwa MPR berlaku zalim jika pada sidang umum MPR 1998 tetap
>> memilih Soeharto.
>> * Pidato-pidato politiknya yang "Anti Soeharto" dinilai banyak kalangan
>> sangat berperan dalam mendorong gerakan mahasiswa    untukmenggulingan
>> pemerintahan soeharto. Karenanya, mahasiswa menobatkan dirinya sebagai
>> "TOKOH REFORMASI"
>>
>> MEGAWATI :
>> * Sepanjang bergulirnya reformasi banyak pihak yang menilai Mega diam
>> seribu
>> bahasa, hingga seorang tokoh prodemokrasi,
>> Goenawan Mohamad, menilainya mungkin Megawati sudah ketinggalan kereta.
>> Beberapa pengamat juga mengatakan Mega
>> tidak ikut andil dalam menjatuhkan rezimSoeharto.
>>
>> * Alasan yang dipakai oleh Megawati adalah "Diam bukan berarti takut,
>tapi
>> diam adalah emas" (tepatkah pepatah tsb.?.....)
>>
>> 11. Kepribadian
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Tegas dan berani dalam mempertahankan sikapnya (konsisten), (ia menolak
>> ditawarkan menjadi anggota DPR pada masa      ORBA
>> * Sederhana dan tawadhu
>> * Cerdas (Ia adalah pakar politik)
>> * Cepat tanggap dan perhatian terhadap masalah bangsa dan rakyat.
>>
>> MEGAWATI :
>> * Banyak kalangan yang menilai Megawati adalah sosok pemimpin yang egois
>> karena pernyataan-pernyataannya hanya untuk    kepentingan kelompoknya
>> saja.
>> * Kurang tanggap
>> * Tingkat kecerdasan biasa-biasa saja.
>>
>> 12. Sikap terhadap bekas Presiden Soeharto
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Jika Soeharto dan keluarganya  mau diusut tuntas , dan bersedia
>> mengembalikan kekayaannya yang mungkin diperoleh     secara tidak benar
>> kepada negara dan rakyat Indonesia, Amin mengajak kepada semua pihak mau
>> memaafkan Soeharto.
>> * Ia juga meminta kepada pemerintahan Habibie agar membekukan seluruh
>> yayasan yang dipimpin Soeharto.
>>
>> MEGAWATI :
>> * Tidak menyatakan pendapat apapun.
>> * Meminta kepada masyarakat untuk tidak menghujat dan mencemooh bekas
>> Presiden Soeharto
>>
>> 13. Sikap terhadap pendukunganya
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Mau memenuhi undangan-undangan para pendukungnya walau sampai kedaerah
>> terpencil sekalipun. Di depan pendukungnya
>> ia selalu menegaskan pentingnya reformasi di segala bidang. Untuk
>> mendukung
>> reformasi menyeluruh, Amien berkata, "Kita
>> jangan sampai kalah stamina dengan Soeharto"
>> * Pada masa-masa kritis, misalnya pada kasus rencana pengerahan massa
>> tanggal 20 Mei 1998, dengan besar hati Amien mencegah mereka untuk
>> menghindari kerusuhan dan bentrokan dengan aparat, meski dengan resiko
>> sedikit mengecewakan mereka. Saat itu Amien menyadari bahwa dirinyalah
>> yang
>> bertangung jawab atas apa pun yang terjadi, termasuk jika ada
>pertumpahan
>> darah dan jatuhnya korban  jiwa (lihatlah rasa tanggung jawab dan
>> perhatiannya terhadap massa pendukungnya)
>>
>>  MEGAWATI :
>> * Mau memenuhi undangan-undangan mereka. Di depan massanya ia
>> selalumeneriakkan yel "Hidup PDI Perjuangan" dan menegaskan pentingnya
>> menumbuhkan semangat Bung karno. "Kalau bangsa ini meninggalkan roh Bung
>> Karno, maka kita akan tergelincir pada perpecahan", katanya
>> * Pada masa-masa kritis, misalnya baru-baru ini, saat PDI Soerjadi
>> menyelenggarakan kongres di Palu, Mega tidak menginstruksikan massanya
>> untuk
>> menghadang jalannya kongres, tetapi tidak mencegah mereka yang ingin
>> menggagalkan kongres. Namun terhadap kerusuhan yang terjadi, Mega merasa
>> tidak perlu bertanggung jawab. Menurut dia, yang bertanggung jawab adalah
>> pemerintah, baik pusat maupun daerah, padahal bila Megawati melarang
>> massanya menghadang kongres PDI di
>> Palu, pastilah korban cidera tidak  akan terjadi. Baginya kerusuhan yang
>> mengakibatkan beberapa orang cidera itu (baik yang pro Mega maupun yang
>> pro
>> Surjadi) akibat pemerintah yang mengizinkan kongres
>>
>> 14. Sikap terhadap pemerintahan Habibie
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Tidak menentang dan tidak juga mendukung (wait and see), tapi memberi
>> kesempatan dalam jangka waktu tertentu kepada Habibie sebagai
>pemerintahan
>> yang sah untuk mengatasi krisis. Sikapnya ini menunjukkan tingkat
>> kedewasaan
>> dan ketulusan Amien dalam memperjuangkan reformasi, padahal saat itu ia
>> mendapatkan dukungan penuh masyarakat untuk menjadi presiden setelah
>> berhasil menurunkan Soeharto.
>> * Menyatakan bahwa pemerintahan Habibie hanyalah transisi(sementara), dan
>> meminta kepada Habibie agar melepaskan diri daripengaruh bekas presiden
>> Soeharto
>> * Bersama tokoh-tokoh proreformasi lainnya ia bersedia datang menemui
>> Habibie di kediamannya untuk memberi masukan sambil menyatakan diri
>> sebagai
>> oposisi (sparing partner) yang saling mengoreksi satu sama lain
>>
>> MEGAWATI :
>> * Tidak mengakui keabsahan pemerintahan Habibie.
>> * Bersikap tidak konsisten, ia menolak keabsahan pemerintahan Habibie,
>> tetapi ingin mendapatkan pengakuan dari Habibie sebagai PDI yang sah.
>>
>> * Menilai reformasi yang dilakukan oleh Habibie hanya setengah hati
>>
>> 15. Program utama jika terpilih menjadi presiden
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Mengamankan kekayaan alam sesuai UUD'45
>> * Secara bertahap mendirikan pemerintahan yang bersih dan berwibawa
>> * Restrukturisasi ekonomi (penyusunan kembali kebijaksanaan ekonomi)
>> * Menciutkan gap (jarak) kaya-miskin
>> * Mempertahankan Bhineka Tunggal Ika guna mencegah disintegrasi
>> (perpecahan)
>> bangsa, seraya mengajak mendiskusikan kemungkinan federalisme (negara
>> bagian)
>>
>> MEGAWATI :
>> * Belum pernah menyatakan secara gamblang dan terbuka program-program apa
>> saja yang hendak ditempuhnya jika kelak terpilihmenjadi presiden.
>>
>> 16. Catatan sejarah berdirinya partai
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Amien menginginkan partai yang terbuka ( PAN ) untuk semua kalangan,
>> tidak
>> membedakan agama, ras, maupun suku tetapi tetap memberikan komposisi yang
>> seimbang dalam kepengurusan maupun arah kebijaksanaan partai sesuai
>dengan
>> komposisi jumlah masyarakat Indonesia. Karena umat Islam yang mayoritas
>> tentu arah kebijaksanaan partai tentulah lebih tertuju kepada memenuhi
>> aspirasi umat Islam, namun jelas tidak mematikan aspirasi umat lain.
>> Karena
>> prinsip Islam adalah rahmatan lil alamin
>>
>> MEGAWATI :
>> * PDI seperti juga PPP dan Golkar adalah bentukan dari kebijaksanaan
>> pemerintahan ORBA yang tidak menginginkan banyak partai.
>> * Partai-partai yang berfusi (melebur) ke dalam PDI adalah adalah
>> partai-partai yang bersifat sekuler/nasionalis dan di luar Islam,
>> yaitu:
>> 1. PNI (Partai Nasional Indonesia)
>> 2. Parkindo (Partai Kristen Indonesia)
>> 3. Partai Katolik
>> 4. MURBA
>> 5. IPKI
>
>


kj:-)
http://hey.to/kj

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!



Kirim email ke