Membandingkan Amien Rais dan Megawati, sungguh tak adil. Dibandingkan dengan
Ratna Sarumpaet, Nusrsyahbani Katjasungkana, Budiman Sudjatmiko atau Rama
Pratama, Karlina Leksono, Mari E. Pangestu saja, Megawati sudah pasti
kedodoran.
Tetapi ada yang mereka semua tak miliki, tetapi ada pada Mega.
1. Bapaknya seorang Proklamator Tercinta.
2. Tahu diri.
Saya sendiri-- terlepas dari kedunguan dan ketololan Mega sebagai pemimpin --
akan menghormati PDI-P yang akan memenangkan Pemilu 1999. Kita harus
menghormati pilihan rakyat, suka atau tidak atas hasil pemilu ini. Mega jadi
Presiden Ke-4 RI, karenanya, juga tak bakal tertahankan.
Mayoritas rakyat Indonesia adalah berpendidikan non universitas, setingkat
SMP lah. Rakyat Indonesia pasti akan memilih partai atau pemimpin partainya
yang level pendidikan dan intelektualitasnya sama dengan mayoritas rakyat itu.
Tetapi bung!, sekali lagi, kita harus hormati apa pun hasil pemilu. Biarkan
PDI-P menang dan mengurus negara bersama Presiden (Feodalisme) Megawati
Soekarno. Betapa pun demokrasi melahirkan kelucuan, ketololan, kedunguan dan
kenaifan-- barangkali itu cuma proses sementara saja. Lebih baik negara ini
diurus sama orang bodoh atau preman dibandingkan sama tentara.
salam,
ramadhan
In a message dated 5/26/99 2:11:32 PM !!!First Boot!!!, [EMAIL PROTECTED]
writes:
<<
>SIAPA PRESIDEN RI KE-4 YANG ANDA PILIH
>>
>> ( PERBANDINGAN ) AMIEN RAIS - MEGAWATI
>>
>> 1.Pendidikan Formal
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * S-1 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM
>> * Sarjana Muda Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
>> * S-2 Ilmu Politik University of Notre Dame USA
>> * S-3 (Doktor) Ilmu Politik University of Chicago dengan desertasi
>tentang
>> "Gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir"
>> * Pernah setahun kuliah di Al-Azhar , Kairo (di Departemen Bahasa)
>>
>> MEGAWATI :
>> * SMA
>>
>> 2. Karya Tulis
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Cakrawala Islam (1987), Politik dan Pemerintahan di Timur Tengah, Tugas
>> Cendekiawan Muslim, Keajaiban Kekuasaan(1994), Moralitas Politik
>> Muhammadiyah (1995), Puasa dan Keunggulan Kehidupan Rohani (1996)
>>
>> MEGAWATI :
>> * Tidak ada
>>
>> 3. Pekerjaan
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Dosen Universitas Gajah Mada (UGM) jurusan Politik (sekaligus sebagai
>> ketua jurusan Hubungan Internasional FISIP UGM)
>>
>> MEGAWATI :
>>
>> *Ibu rumah tangga
>>
>> 4. Organisasi yang membesarkan
>>
>> AMIEN RAIS :
>> *Muhammadiyah
>> *ICMI
>>
>> MEGAWATI
>> * PDI
>>
>> 5. Penghargaan yang pernah didapat
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * "Tokoh Reformasi" dari mahasiswa
>> * "Tokoh Tahun Ini" dari majalah Ummat
>> * "Bapak Reformasi Indonesia" dari seniman Yogyakarta
>> * "UII Award" dari Universitas Islam Indonesia
>> * Bintang Mahaputra RI ( namun ditolak )
>>
>> MEGAWATI :
>> * Tidak ada
>>
>> 6. Golongan yang mendukung
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Semua lapisan masyarakat
>> * Kaum intelektual
>> * Semua agama
>> * Alim ulama
>> * Mahasiswa
>>
>> MEGAWATI :
>> * Kaum sosialis dan kiri baru (termasuk sisa-sisa PKI)
>> * Masyarakat non intelektual
>> * Kaum Nasionalis
>> * Kaum sekuler (yang tidak menginginkan Islam/agama diikutsertakan dalam
>> pelaksanaan pemerintahan)
>> * Luar negeri (Amerika Serikat /USA)
>>
>> 7. Tokoh yang mendampingi
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Prof Dr. Syafi'i Ma'arif
>> * DR. Faisal Basri
>> * A. M. Fatwa
>> * Junus Yahya
>> * DR. Dawam Rahardjo
>> * Christianto Wibisono
>>
>> MEGAWATI :
>> * Alex Litay
>> * Yakob Nuwawea
>> * Kwik Gian Gie
>> * Laksamana Sukardi
>> * Aberson Malaiholo
>>
>> 8. Kwalitas Keagamaan
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Tamatan pesantren
>> * Menguasai bahasa Arab dan biasa menjadi khotib dan penceramah di
>> masjid-masjid.
>> * Selama 8 tahun selalu puasa Senin-Kamis
>> * Senantiasa sholat malam (tahajud)
>> * Membaca Al-Qur'an setiap hari (Ia selalu membawa Qur'an kecil didalam
>> tasnya)
>>
>> MEGAWATI :
>> * Masyarakat selama ini tidak mengetahui dan melihat kedekatan dan
>> pemahamannya kepada agamanya (Islam)
>>
>> 9. Faktor yang membesarkan
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Kebesaran Muhammadiyah yang dipimpinnya
>> * Kegigihan dan keistiqomahannya beramar-ma'ruf nahi munkar seperti dalam
>> kasus Busang dan Freeport
>> * Keberaniannya mengusulkan dengan lantang agar Soeharto diganti pada
>> saat
>> tokoh-tokoh yang lain diam
>> * Ide-idenya yang selalu berpengaruh terhadap perpolitikan nasional
>>
>> MEGAWATI :
>> * Nama besar ayahnya Soekarno
>> * Dukungan media massa pro Megawati, seperti : Megapos, Inti Jaya,
>> Sentana,
>> Merdeka, Detak, Suara Pembaruan, Aksi,
>> Reformasi, dll.
>> * Kesewenang-wenangan Rezim Soeharto sehingga mendapatkan empati dari
>> masyarakat
>> * Dukungan dana dari luar negeri, terutama Amerika Serikat
>>
>> 10. Peran dalam menumbangkan Soeharto
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Sejak 1993 sudah menyuarakan isu pergantian pimpinan nasional.
>> * Menyatakan bahwa MPR berlaku zalim jika pada sidang umum MPR 1998 tetap
>> memilih Soeharto.
>> * Pidato-pidato politiknya yang "Anti Soeharto" dinilai banyak kalangan
>> sangat berperan dalam mendorong gerakan mahasiswa untukmenggulingan
>> pemerintahan soeharto. Karenanya, mahasiswa menobatkan dirinya sebagai
>> "TOKOH REFORMASI"
>>
>> MEGAWATI :
>> * Sepanjang bergulirnya reformasi banyak pihak yang menilai Mega diam
>> seribu
>> bahasa, hingga seorang tokoh prodemokrasi,
>> Goenawan Mohamad, menilainya mungkin Megawati sudah ketinggalan kereta.
>> Beberapa pengamat juga mengatakan Mega
>> tidak ikut andil dalam menjatuhkan rezimSoeharto.
>>
>> * Alasan yang dipakai oleh Megawati adalah "Diam bukan berarti takut,
>tapi
>> diam adalah emas" (tepatkah pepatah tsb.?.....)
>>
>> 11. Kepribadian
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Tegas dan berani dalam mempertahankan sikapnya (konsisten), (ia menolak
>> ditawarkan menjadi anggota DPR pada masa ORBA
>> * Sederhana dan tawadhu
>> * Cerdas (Ia adalah pakar politik)
>> * Cepat tanggap dan perhatian terhadap masalah bangsa dan rakyat.
>>
>> MEGAWATI :
>> * Banyak kalangan yang menilai Megawati adalah sosok pemimpin yang egois
>> karena pernyataan-pernyataannya hanya untuk kepentingan kelompoknya
>> saja.
>> * Kurang tanggap
>> * Tingkat kecerdasan biasa-biasa saja.
>>
>> 12. Sikap terhadap bekas Presiden Soeharto
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Jika Soeharto dan keluarganya mau diusut tuntas , dan bersedia
>> mengembalikan kekayaannya yang mungkin diperoleh secara tidak benar
>> kepada negara dan rakyat Indonesia, Amin mengajak kepada semua pihak mau
>> memaafkan Soeharto.
>> * Ia juga meminta kepada pemerintahan Habibie agar membekukan seluruh
>> yayasan yang dipimpin Soeharto.
>>
>> MEGAWATI :
>> * Tidak menyatakan pendapat apapun.
>> * Meminta kepada masyarakat untuk tidak menghujat dan mencemooh bekas
>> Presiden Soeharto
>>
>> 13. Sikap terhadap pendukunganya
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Mau memenuhi undangan-undangan para pendukungnya walau sampai kedaerah
>> terpencil sekalipun. Di depan pendukungnya
>> ia selalu menegaskan pentingnya reformasi di segala bidang. Untuk
>> mendukung
>> reformasi menyeluruh, Amien berkata, "Kita
>> jangan sampai kalah stamina dengan Soeharto"
>> * Pada masa-masa kritis, misalnya pada kasus rencana pengerahan massa
>> tanggal 20 Mei 1998, dengan besar hati Amien mencegah mereka untuk
>> menghindari kerusuhan dan bentrokan dengan aparat, meski dengan resiko
>> sedikit mengecewakan mereka. Saat itu Amien menyadari bahwa dirinyalah
>> yang
>> bertangung jawab atas apa pun yang terjadi, termasuk jika ada
>pertumpahan
>> darah dan jatuhnya korban jiwa (lihatlah rasa tanggung jawab dan
>> perhatiannya terhadap massa pendukungnya)
>>
>> MEGAWATI :
>> * Mau memenuhi undangan-undangan mereka. Di depan massanya ia
>> selalumeneriakkan yel "Hidup PDI Perjuangan" dan menegaskan pentingnya
>> menumbuhkan semangat Bung karno. "Kalau bangsa ini meninggalkan roh Bung
>> Karno, maka kita akan tergelincir pada perpecahan", katanya
>> * Pada masa-masa kritis, misalnya baru-baru ini, saat PDI Soerjadi
>> menyelenggarakan kongres di Palu, Mega tidak menginstruksikan massanya
>> untuk
>> menghadang jalannya kongres, tetapi tidak mencegah mereka yang ingin
>> menggagalkan kongres. Namun terhadap kerusuhan yang terjadi, Mega merasa
>> tidak perlu bertanggung jawab. Menurut dia, yang bertanggung jawab adalah
>> pemerintah, baik pusat maupun daerah, padahal bila Megawati melarang
>> massanya menghadang kongres PDI di
>> Palu, pastilah korban cidera tidak akan terjadi. Baginya kerusuhan yang
>> mengakibatkan beberapa orang cidera itu (baik yang pro Mega maupun yang
>> pro
>> Surjadi) akibat pemerintah yang mengizinkan kongres
>>
>> 14. Sikap terhadap pemerintahan Habibie
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Tidak menentang dan tidak juga mendukung (wait and see), tapi memberi
>> kesempatan dalam jangka waktu tertentu kepada Habibie sebagai
>pemerintahan
>> yang sah untuk mengatasi krisis. Sikapnya ini menunjukkan tingkat
>> kedewasaan
>> dan ketulusan Amien dalam memperjuangkan reformasi, padahal saat itu ia
>> mendapatkan dukungan penuh masyarakat untuk menjadi presiden setelah
>> berhasil menurunkan Soeharto.
>> * Menyatakan bahwa pemerintahan Habibie hanyalah transisi(sementara), dan
>> meminta kepada Habibie agar melepaskan diri daripengaruh bekas presiden
>> Soeharto
>> * Bersama tokoh-tokoh proreformasi lainnya ia bersedia datang menemui
>> Habibie di kediamannya untuk memberi masukan sambil menyatakan diri
>> sebagai
>> oposisi (sparing partner) yang saling mengoreksi satu sama lain
>>
>> MEGAWATI :
>> * Tidak mengakui keabsahan pemerintahan Habibie.
>> * Bersikap tidak konsisten, ia menolak keabsahan pemerintahan Habibie,
>> tetapi ingin mendapatkan pengakuan dari Habibie sebagai PDI yang sah.
>>
>> * Menilai reformasi yang dilakukan oleh Habibie hanya setengah hati
>>
>> 15. Program utama jika terpilih menjadi presiden
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Mengamankan kekayaan alam sesuai UUD'45
>> * Secara bertahap mendirikan pemerintahan yang bersih dan berwibawa
>> * Restrukturisasi ekonomi (penyusunan kembali kebijaksanaan ekonomi)
>> * Menciutkan gap (jarak) kaya-miskin
>> * Mempertahankan Bhineka Tunggal Ika guna mencegah disintegrasi
>> (perpecahan)
>> bangsa, seraya mengajak mendiskusikan kemungkinan federalisme (negara
>> bagian)
>>
>> MEGAWATI :
>> * Belum pernah menyatakan secara gamblang dan terbuka program-program apa
>> saja yang hendak ditempuhnya jika kelak terpilihmenjadi presiden.
>>
>> 16. Catatan sejarah berdirinya partai
>>
>> AMIEN RAIS :
>> * Amien menginginkan partai yang terbuka ( PAN ) untuk semua kalangan,
>> tidak
>> membedakan agama, ras, maupun suku tetapi tetap memberikan komposisi yang
>> seimbang dalam kepengurusan maupun arah kebijaksanaan partai sesuai
>dengan
>> komposisi jumlah masyarakat Indonesia. Karena umat Islam yang mayoritas
>> tentu arah kebijaksanaan partai tentulah lebih tertuju kepada memenuhi
>> aspirasi umat Islam, namun jelas tidak mematikan aspirasi umat lain.
>> Karena
>> prinsip Islam adalah rahmatan lil alamin
>>
>> MEGAWATI :
>> * PDI seperti juga PPP dan Golkar adalah bentukan dari kebijaksanaan
>> pemerintahan ORBA yang tidak menginginkan banyak partai.
>> * Partai-partai yang berfusi (melebur) ke dalam PDI adalah adalah
>> partai-partai yang bersifat sekuler/nasionalis dan di luar Islam,
>> yaitu:
>> 1. PNI (Partai Nasional Indonesia)
>> 2. Parkindo (Partai Kristen Indonesia)
>> 3. Partai Katolik
>> 4. MURBA
>> 5. IPKI
>
>
kj:-)
http://hey.to/kj
>>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!