Yang paling nyata saya lihat sekarang ini, apalagi kondisi Krismon
Hutabarat ( krisis moneter hutang makin berat) ini, kaum perokok
menyebabkan sakit pada mata.........ha..ha..ha..maksud saya
matapencaharian.

Hotman.S

On Thu, 27 May 1999, Arief Rakhmatsyah wrote:

> ----- Original Message -----
> From: <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> > INFO DARI MILIS BDG :
> >
> > Duapuluh satu tahun yang lalu (1978), saya berlayar dari Bulukumba ke
> Pulau
> > Tanah Jampea di tengah laut Flores (antara Sulawesi dan P.Sumbawa). Mampir
> > setengah hari di P. Salayar. Kami naik kapal kecil yang muat 30-an orang
> > saja. Laut Flores terkenal ganas ombaknya. Datang hujan & badai, semua isi
> > kapal basah kuyub (airnya asin lagi). Rasa mual dan tak tidur semalaman,
> > maklum mabok laut.
> >
> > Teman-ku perokok berat. Sehari biasanya merokok empat pack. Tak makan tak
> > soal, asal merokok(!). Dasar nasib sial, karena ombak dan hujan deras,
> korek
> > api basah dan pemantik api hilang! Nah, datang "persoalan besar bagi dia",
> > ada rokok tapi tidak ada api!
> >
> > Karena tidak "tahan", dicarinya...api! Coba jemur korek api, tapi juga tak
> > kunjung kering. Lalu, coba dekati pompa air diesel (untuk menguras air
> masuk
> > deck), siapa tahu "api busi" (sparkplug) dapat bantu datangnya api. Gagal
> > juga. Mulut...muulai bergetarrr... karena tidak tahan(?). Persoalan tetap
> > tidak ada api. Lalu hujan reda, dicobanya... menggunakan lensa kacamata
> dan
> > matahari... untuk membakar ujung rokok. Tidak kunjung nyala juga apinya.
> > Memang habis akal untuk memperoleh api. Aku lihat dia sengsara sekali. Apa
> > yang dilakukan kemudian...? Dia berkumur keras dengan minuman keras
> > berkali-kali. Lalu muka merah dan diam kesal.
> >
> > Pengalaman ini mengajarkan pada kita, ketergantung pada rokok memang
> > menyiksa sekali. Lebih baik tidak merokok, agar tidak tergantung rokok.
> Bagi
> > pecandu, ROKOK adalah MAJIKAN. Perokok adalah budak setia-nya (maaf).
> > Temanku itu, sekarang tinggal di Japan, sudah tua dan plus gangguan
> penyakit
> > pernapasan & lemah jantung. Dihari tua, dia menyesal karena pernah menjadi
> > perokok. Hidup jadi tidak nikmat. Aku kasihan pada temanku itu.
> 
> 
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!
> 
> 
> 
> 
> 


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!



Kirim email ke