From: iwans [EMAIL PROTECTED]
Cerita itu sederhana tapi indah. Dan cerita itu menyadarkan saya bahwa
setiap pelanggan berhak atas penghormatan yang sama. Nilai seorang
pelanggan bukanlah ditentukan oleh prestise pribadinya atau besarnya
pesanan yang dilakukannya. Dan saya rasa, di sinilah seorang usahawan
sejati mendapatkan sukacita, dan di sinilah ia harus meletakkan
nilainya.
BAGAIMANA PENDAPAT ANDA ?
================================================
Tanggapan:
Paradigma baru dalam hal manajemen kualitas telah membawa perubahan
dalam pengertian mengenai pelanggan. Kini pelanggan berarti mereka
siapa saja yang akan menikmati jasa kita. Jadi, siapa saja adalah kata
kunci. Kepuasan pelanggan itu dibangun melalui kepuasaan orang atau
pihak yang melayani. Kalau budaya Orba dan kelompok Pro SQ jelas tidak
cocok dengan paradigma baru tersebut. Ah... politik lagi.....
Yang ini bukan politik, seorang Guru pernah berkata: "apa yang telah
engkau lakukan kepada orang yang paling hina telah engkau lakukan
untuk Allah"
Allahu Akbar Allahu Akbar Allah Maha besar.
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!