Yap!, 
Memang perlu waktu banyak bagi kita untuk 'belajar demokrasi', bukan hanya
bebas bersuara tapi juga mau menghargai suara orang lain.
Kitapun harus berhati jernih agar fikiran dan suara kita bisa jernih. 

Peace!

At 00:13 21/05/99 +0700, Chika wrote:
>Bung,
>redam dululah emosimu.
>
>Katanya kita mencoba untuk "belajar berdemokrasi", so I think this is the
>right time.
>Daripada saling menyalahkan karena "pelemparan bom" di milis, lebih baik...
>kita bahas rame-rame....ngeluarin pendapat....
>
>Coba kita bahas dari cara pandang anda-anda sekalian..yang pasti
>berbeda-berbeda.
>Misalnya :
>1)  kaum Islam fundamentalis itu apaan sih.
>2) Apa benar ada kelompok Fisabillilah Jihad itu.
>3) Konsep jihad itu sendiri...
>4) blah..blah..
>Wah, banyak sekali mas...yang bisa dibahas....
>
>C'mon, try to grow up.....katanya mau berdemokrasi....
>Proses pendewasaan itu nggak gampang loh....it takes time.
>
>Cheers,
>Chika
>
>Buat bung Chaerul, maaf ya kalau ada kata-kata saya yang salah.
>============================================================================
>=====
>
>At 09:20 PM 5/24/99 -0600, you wrote:
>>Wenita, dalam minggu ini anda sudah duakali posting berita "sangar". Anda
>>sudah melakukan cek & recek ? Anda sudah fikirkan akibat dari posting
>>anda itu ? Berfikirlah dulu secara jernih sebelum anda pijit "send"
>>button. Siapakah anda hei !

=================================================================
David Muhammad

  


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!



Kirim email ke