Bukannya saya ingin membela ORBA, tapi sebenarnya yang buat rezim ORBA itu
bisa nguras kekayaan negara ya rakyat Indonesia sendiri.
Kenapa diam diperlakukan begitu ...? kenapa tidak membela diri terhadap
perlakuan begitu ..........? kenapa sudah tau tapi diam saja .....?
Saya mencoba mencari jawabannya, jawabannya menurut saya adalah adanya
beberapa sifat khas ORBA yang ada secara individu, yaitu:
* Penakut, suka menyelamatkan dirinya sendiri. Tidak berani menerima
tantangan. Tidak berani mengemukakan yang benar. Tidak punya jiwa
pemimpin/pendobrak. Mental tempe, kalau digertak mengkeret. Karena sifat
inilah maka ORBA (awalnya mencoba-coba) berani menekan bangsa ini demikian
lama 32 thn tanpa perlawanan yang berarti.
* Sifat egois yang tinggi, tidak kompak dan memiliki rasa iri terhadap
sesamanya, dan sangat kedaerahan/suku / diskriminatif SARA. Misalnya ada
yang diberi kekuasaan sedikit lebih tinggi, biasanya dia mulai membentuk
klan yang berisi orang dari daerahnya/agamanya/dll. Kemudian bila terjadi
masalah atawa ada bagi-bagi rejeki ya hanya kelompoknyalah yang
diselamatin/dibagi. Kalau lihat ada temennya yang sukses biasanya mulai
kasak-kusuk nggosip yang jelek-jelek.
* Suka ngakali orang lain (bahkan dengan kecenderungan untuk menipu).
Contoh jelasnya ya rezim ORBA itu. Contoh lain kalau kita naik kereta api,
terus kita beli jajanan yang ditawarkan sepanjang perjalanan, seringkali
mereka ngakali kita. Banyak lagi contoh-contoh lain, misalnya pemerintah
yang suka ngakali rakyat pake kata-kata yang muluk-muluk tapi belakangnya
kelihatan kalau semua itu cuma akal-akalan pemerintah saja, ingat waktu BBM
dinaikan, ingat waktu tarif listrik dinaikkan, ingat waktu mobil Timor
diperkenalkan, ingat waktu Harmoko membual janji-janji, ingat Habibie yang
ngasih janji ke rakyat ACHEH dll dst. Malah ingat tidak si Ghalib Laso
ngomong "Biar langit runtuh, hukum tetap ditegakkan" , ingat omongan A
Tanjung tentang dana JPS, GOLKAR paradigma baru .....!
* Tidak kritis bahkan kadang "TELMI". DSB....dsb.....dst.....!
Saran, mari kita tinggalkan budaya ORBA ini jauh dibelakang pantat kita.
Mari kita kembangkan budaya Reformasi. Hancurkan ORBA beserta budayanya (dan
manusianya, yang masih setia mengabdi kepada Raja Korupsi Sedunia). Mari
kita bangun Indonesia Baru, Indonesia yang bersih dari pengaruh ORBA, yang
bebas dari budaya KKN, yang bersih dari penyelewengan dan yang menjunjung
tinggi keadilan serta HAM. Dst.
Paijo
> ----------
> From: Bahrudin Ghalib[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, 28 May 1999 11:58
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: RE: [Kuli Tinta] "Biar langit runtuh, hukum tetap
> ditegakkan!"
>
> yang ada hanyalah durian runtuh, hasil bumi kita dikuras habis, dan hutang
> menumpuk, itulah rezim ORBA.
>
>
>
> > ----------
> > From: Joost A. Nelwan[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> > Sent: Friday, May 28, 1999 7:40 AM
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: RE: [Kuli Tinta] "Biar langit runtuh, hukum tetap
> > ditegakkan!"
> >
> > Biar langit runtuh ...
> > Hukum tetap ditegakkan ...Hukumnya siapa?
*************cut******************
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!