Seorang juru kampanye Golkar sedang berorasi di sebuah desa. Ketika tiba
sesi tanya jawab, ada pertanyaan begini: "Pak, kami sering sekali mendengar
nama tiga parpol, yakni PDI Perjuangan, PKB, dan PAN. Apakah kami boleh
coblos salah satu dari ketiga parpol ini?"

"Oh, jangan tiga-tiganya!!" Jawab jurkam Golkar dengan cepat.

"Jangan tiga-tiga?"

"Betul, jangan tiga-tiganya!"

Orang sedesa pun mangut-mangut tanda mengerti.

Ketika Pemilu telah berlangsung dan hasilnya mulai diumumkan. Jurkam tadi
sangat terkejut ketika mengetahui di desa tersebut tidak ada satu orang pun
yang mencoblos Golkar. Selidik punya selidik, ternyata orang sedesa itu
salah paham. Ketika jurkam itu mengatakan: "Jangan tiga-tiganya!" Mereka
mengira "jangan tiga-tiga" itu artinya jangan nomor tiga tiga (33),
nomornya  partai Golkar. Makanya kalau ngomong yang jelas dong!


Daniel H.T.



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!




Kirim email ke