Ya, sampai hari ini (putaran ketiga kampanye), saya masih melihat besar
kemungkinan Golkar akan tetap jadi ruling party. Syaratnya ringan saja,
bersama partai satelitnya dia cukup mencari 20% suara, plus utusan golongan
dan suara TNI, cukuplah diatas 51% untuk memperpanjang mandat Habibie. Sorry
to say, but this is a fact!!!!
PDIP, PKB dan PAN boleh mengemas 75%, but this is not enough to win the MPR
vote.
Inilah hebatnya matematika politik Indonesia, yang UU Politiknya dimotori
Golkar.
Jadi kalau PDIP, PAN dan PKB, memerahkan, membirukan dan menghijaukan Jakarta
sekalipun, itu sama sekali tidak cukup, karena Golkar cukup menguningkan
Senayan. Pertempuran yang lebih signifikan adalah memperebutkan suara utusan
golongan/daerah dan suara TNI. Dan rasanya yang paling mampu adalah Golkar,
karena menguasai Pemerintahan dan punya cukup uang.
Baru tahu ya, kalau kelompok reformis sebetulnya hanya sekedar di-entertain
dengan Pemilu-pemiluan, sementara, seperti biasa, kesimpulannya sudah dibuat
duluan.
Kalau "kemenangan" Golkar ini diprotes, dengan pemberontakan sekalipun, maka
jurus yang dipersiapkan adalah : inkonstitusional, a demokrasi. Jadi sah sah
saja kalau ditumpas sebagaimana layaknya GPK. Ok??

Eva Kurnia D <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bener lho, Mas.
Sebagai contoh, nenek saya sendiri. Waktu ditanya pengin pilih partai
apa, jawabannya : GOLKAR. Lho, kenapa ?
Supaya keadaan kembali seperti dulu lagi, kata beliau.
Seperti dulu bagaimana ? Ya, saat harga-harga murah, keadaan aman
tenteram, dan tidak banyak kerusuhan.
Kalau sudah begitu, gimana dong cara njelasinnya ?
Padahal yang punya pendapat seperti nenek saya itu masih banyak sekali.

> -----Original Message-----
> From: Bahrudin Ghalib [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, May 31, 1999 2:52 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      RE: [Kuli Tinta] Logika kepuntir
> 
> Anda mungkin hanya melihat bendera PDI-P, PAN, PPP, PKB berkibar
> diangkasa
> perkotaan. Sorotan TV juga berkisar diperkotaan seluruh nusantara,
> kenyataan
> dipedesaan yang berkibar lebih banyak bendera GOLKAR dari pada bendera
> partai lainnya. Untuk buktinya cobalah sekali sekali pergi kepinggiran
> kota
> melewati jalan pedesaan, susah bagi anda menemukan bendera lain,
> karena yang
> banyak berkibar adalah bendera GOLKAR.
> 
> > ----------
> > From:       Hercule Poirot[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Reply To:   [EMAIL PROTECTED]
> > Sent:       Saturday, May 29, 1999 1:44 AM
> > To:         [EMAIL PROTECTED]
> > Subject:    RE: [Kuli Tinta] Logika kepuntir
> > 
> > Itu bukti GOlkar masih dicintai rakyat.
> > Kepuntir apa tidak logikanya, memang tgt sapa
> > yang melihat.
> > 
> > 
> 

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!






____________________________________________________________________
Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!




Kirim email ke