Dalam 'dialog tai ayam-nya" Gus Dur bertingkah sangat manusiawi. Dia ngomong
kotor-kotor, dia marah-marah , dia egoistis , dia tinggi hati bagai
raja-raja, dia otoriter , dan lain2 tingkah manusia biasa.

Siapa-siapa yang suka hal-hal manusiawi seperti itu , pasti mendukung beliau
menjadi calon pemimpin bangsa ini.

-----Original Message-----
From: Arief <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, May 31, 1999 4:19 PM
Subject: Re: [is-lam] DIALOG TAI AYAM GUS DUR DI TPI DISIAR ULANG



wa'alaikumussalam wr.wb,

Justru terima kasih ama Gus Dur... karena sudah menolong kita, utk tidak
bersimpati dg dia.. ;-))). Jadi hemat energi..

wassalam
arief w


On Fri, 28 May 1999 [EMAIL PROTECTED] wrote:

> Assalamu �alaikum wr wb,
> Di situ, ternyata tampilan Gus Dur yang sering dikultuskan sebagai �Wali�
oleh pengikutnya yang taqlid (membeo), ternyata sangat mengecewakan. Bahkan
office boy di kantor saya (seorang simpatisan Gus Dur) yang biasa berkata
kasar seperti (maaf) �Anjing� dll, kaget dan kecewa melihat Gus Dur seperti
itu.




______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!




Kirim email ke