-----Original Message-----
From: Amin Riza <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, June 05, 1999 6:04 PM

Subject: Re: [Kuli Tinta] Isu : MENTAL ORDE BARU

Mas Amin Riza :
Saya juga nggak tahu mengapa moderator sampai pada kesimpulan itu. Apakah
karena identitas dia yang telah dikenal, dan milis ini membiarkan suara anti
statusquo, sehingga dia mendapat tekanan dari pihak tertentu. Kalau memang
itu penyebabnya ya boleh saja dia khawatir keselamatan dirinya. Padahal
solusinya sederhana saja, serahkan saja kepada netter lain untuk berperan
sebagai moderator, dan tetap pertahankan milis ini tanpa moderasi. Mungkin
beberapa members akan resign (unsubscribe), tetapi akan masih banyak lagi
yang subscribe.

To2 :
Saya pikir kita tidak usah berprasangka jauh dulu lah mas amin. Seperti yang
bung Yap katakan kita semua memang masih dalam "proses belajar" demokrasi.
Bahkan untuk seorang moderator sekalipun. Saya tahu maksud sdr/i moderator
adalah baik, tapi dengan mekanisme bebas tanpa di moderate saya kira ini
adalah langkah awal dalam proses belajar itu. Yang pada akhirnya
posting-posting bermutu akan terus berkembang dan posting-posting yang tidak
bermanfaat akan mati, walaupun terkadang arti kebebasan itu bisa disalah
gunakan juga :-)

Mas Amin Riza :
Saya berpendapat tidak ada berita sampah, karena selalu ada learning points
dari pendapat seabsurd apapun, tergantung dari persepsi kita masing-masing.
Toh tidak ada kewajiban untuk masuk arena diskusi. Jadi kalau memang sangat
sebel ya jangan dibaca, atau delete saja, atau unsubscribe.

To2 :
Saya sependapat.


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!





Kirim email ke