Dear NETTER,
Saya rasa pernyataan Amin Rais di kompas ada betulnya, PDI P ini
menjadikan dirinya sebagai sasaran tembak para musuh-musuh politiknya,
ringkasnya cara bermain PDIP ini terlalu kasar, sehingga dengan mudah di
serang lawan.
So,
Memang dibutuhkan penjelasan yang masuk akal dan dapat diterima kalangan
luas bagi urutan daftar caleg ini.
"Dalam negara demokrasi, harus selalu ada representasi yang representatif.
Artinya, keterwakilan itu harus representasi dan mencerminkan mayoritas
penduduk sebuah negara"
artinya mungkin penjelasan pak kwik tentang pencalonan para wakil rakyat
dari PDIP yang katanya merujuk pada kualitas caleg itu kurang dapat
diterima kalngan luas.
Bukti : Di kalangan PDIP sendiri ada gejolak penolakan caleg.
Apalagi dari luar PDIP.
Kalau mau ngambil contoh negara Barat, Francis :
Mungkin disana ada minoritas Islam atau Yahudi sekitar sekian persen. Tapi
apakah pernah tercatat dalam sejarah bahwa sebuah partai di sana
mencantumkan caleg muslim/yahudi yang lebih dari katakanlah 30 % .
Berhubung Negara kita masih negara yang baru belajar demokrasi dan masih
berkembang maka hal-hal seperti yang dilakukan PDIP itu jadi memungkinkan.
Tapi kemanakah perginya arti sebuah kejujuran dalam berdemokrasi serta
pendidikan politik rakyat ?????
-=Raja Komkom Siregar =-
On Sat, 5 Jun 1999, Amin Riza wrote:
> Anda takabur bung Gigih. Tidak ada yang bisa di-PASTI-kan sebelum semuanya terjadi.
>
> Saya paham keprihatinan Anda, tetapi itu pulalah esensi demokrasi : boleh berbeda
>pendapat.
>
> Tahun 1955, PSI-nya Syahrir sangat yakin menang. Tetapi hasilnya sangat berlawanan.
>
> Saran saya : berdoalah dalam waktu yang masih tersisa, agar Partai yang Anda dukung
>itu menang dalam Pemilu, dan kemenangannya memberi manfaat bagi bangsa kita. Tetapi
>juga berbesar hatilah bila mayoritas rakyat tidak menghendakinya.
>
> Sebagai non partisan, saya berdoa semoga yang terbaiklah yang terjadi dinegeri ini.
>
> Selamat mencoblos.
>
> --
>
> On Sat, 5 Jun 1999 02:26:17 GIGIH NUSANTARA wrote:
> >KESALAHAN BESAR PDI-PERJUANGAN
> >
> >PDI-PERJUANGAN telah melakukan KESALAHAN BESAR, sehingga terpaksa
> >menerima pukulan-tendangan-kepretan dari MEREKA YANG MENAMAKAN DIRI
> >UMAT ISLAM, yang diwakili oleh PARTAI-PARTAI ISLAM, MUBALIGH KONDANG,
> >dan KELOMPOK YANG TERBIASA TERIMA PESANAN (tebak, dari mana pesanan itu
> >datangnya).
> >
> >Tak kurang MUI, DDI, bahkan ZAINUDDIN MZ, yang keluar 'merendahkan
> >diri' turun ke gelanggang politik, dengan isu-isu yang dikembangkan
> >sejak cukup lama, mulai dari 'sembahyang di pura', sampai ke
> >jenis-kelamin, dan caleg serta debat-capres.
> >
> >KESALAHAN BESAR PDI-PERJUANGAN ini disebabkan oleh para pencinta
> >fanatik partai ini, yang sudah sejak beberapa tahun ini kian mengental
> >dan membesar. Lebih-lebih dengan beberapa putaran kampanye di semua
> >kota-kota besar kecil Indonesia, yang mampu membuat merah suasananya.
> >
> >KESALAHAN BESAR PDI-PERJUANGAN ini adalah :
> >
> >1. Dipastikan MENANG PEMILU
> >2. Dipastikan MENANG PEMILU
> >3. Dipastikan MENANG PEMILU
> >
> >Kesan pertama ini memang SANGAT MENGGODA.
> >Selanjutnya, TERSERAH ANDA.
> >
> >VIVA PDI-PERJUANGAN
> >
> >Sampai ketemu Selasa, dengan pesta besar PDI-Perjuangan
> >
> >GIGIH
> >
> >PS. Dari rumah saya saja ada 5 (lima) suara. PASTI !!!
> >
> >_________________________________________________________
> >Do You Yahoo!?
> >Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
> >
> >
> >______________________________________________________________________
> >To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
> Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
>
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!