Bung Raja, tolong jangan gunakan istilah goblok dan super goblok untuk
rakyat Indonesia. Itu sangat biadab.
Anda sendiri termasuk yang mana????
>From: "Raja Komkom S." <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: Kuli Tinta List <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: Re: [Kuli Tinta] "Riset" Why PDI-P to be winner
>Date: Wed, 9 Jun 1999 11:30:12 +0700 (JAVT)
>
>Saya lebih condong ke DR. Sri Bintang Pamungkas. Memang masyarakat
>Indonesia masih super-goblok bahkan ultra-goblok, memilih sesuatu tanpa
>tau isinya memang seperti cerita si Pandir. Anda jangan heran memang
>bangsa Indonesia ini memang masih tergolong pandir, karena orang yang bisa
>mikir baru beberapa persen saja dan mendominasi.
>
>Kalau Anda mau tahu aspirasi kalangan terpelajar, silahkan lihat hasil
>perolehan suara di basis-basis nya Mahasiswa,dosen-dosen, serta kalangan
>terpelajar lainnya dan silahkan lihat hasilnya serta bandingkan. Kalau mau
>jujur yang mendominasi suara di tempat tsb. adalah PAN, PK, PBB, PUDI.
>
>Kalau anda mau tahu aspirasi kalangan orang-orang kurang/sangat tidak
>terpelajar, jujur saja aspirasi nya adalah PDI P, PKB, P. Golkar.
>
>Kalau mau tahu aspirasi orang-orang terhormat, tapi nggak bisa mikir.
>aspirasinya PKB, P. Golkar.
>
>Orang-orang fanatis pasti memilih PPP,PBI,KRISNA.
>
>Kesimpulannya Aspirasi rakyat kita masih didominasi oleh orang-orang
>Goblok,Tapi itu lah kenyataan, bahwa kemerdekaan selama 54 tahun itu hanya
>baru menghasilkan sebatas orang-orang goblok dan super goblok dengan
>sedikit orang-orang pintar.
>
>Contoh : Kalau orang-orang terpelajar suruh pilih antara Megawati(asumsi
>bahwa bu Mega ini bukan anak Sukarno) dan Sri Bintang, mana yang lebih
>layak jadi presiden, Saya berani taruhan Sebagian besar milih Sri Bintang.
>
>Bayangkan kalau Sri Bintang jadi anak Sukarno dan dia bikin partai PUDI,
>serta Megawati jadi Ketum PDI P. Pilih Mana ???? Atau Sri B. jadi ketum
>PDI P dan Megawati jadi ketum PUDI. pilih mana ???
>
>Intinya perjuangan reformasi itu ternyata masih panjang, masih dibutuhkan
>waktu yang amat panjang bagi rakyat untuk bisa menggunakan dan
>memberdayakan suaranya secara benar. Masih dibutuhkan waktu bagi rakyat
>untuk belajar memilih program dan bukan memilih bendera. Dan saya yakin
>itu hanya menunggu waktu. Jadi PERJUANGAN REFORMASI MAKIN PANJANG.
>
>Sepertinya sistem pemilihan distrik akan menghasilkan wakil-wakil yang
>betul-betul wakil rakyat. Dan anda-pun harus jujur mengakui
>bahwa mau tidak mau sistem distrik ini mesti di adaptasi pada pemilu
>mendatang. Demi Indonesia baru yang jurdil.
>
>
>On Wed, 9 Jun 1999, Martin Manurung wrote:
>
> > "riset" yang tidak ilmiah dari Bung Abu ini juga diucapkan oleh Sri
>Bintang.
> > Dia bilang di teve, "Rupanya masyarakat masih lebih senang lihat bendera
> > daripada program". Asumsinya calon presiden PUDI ini rupanya
>masyarakatnya
> > masih super-goblok yang mau memilih partai karena benderanya doang.
>Dalam
> > kasus ini, Bintang tidak fair melihat kenyataan bahwa PUDI kalah dari
>PDI
> > Perjuangan, bahkan dari Golkar sekalipun!
> >
> > Pendapat Bung Amin, saya pikir lebih obyektif.
> >
> > Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> > ____________________________________________
> > Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
> > Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
> > Kunjungi http://come.to/forma-kub E-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Amin Riza <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date: 08 Juni 1999 22:36
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] "Riset" Why PDI-P to be winner
> >
> >
> > Bung Abu,
> >
> > Dalam pandangan saya, pointers Anda sangat melecehkan kemenangan PDIP.
> > Secara keseluruhan Anda ingin mengatakan bahwa memilih PDIP adalah
>langkah
> > keliru, karena dasarnya cuma kasihan (point 1), korban iklan (point 2),
> > masyarakat masih bodoh (point 3) dan numpang popularitas babe (point 4).
> >
> > Begitukah cara Anda merendahkan jutaan masyarakat pemilih di Indonesia
>??
> > Kalau benar begitu, Andalah orang yang patut dikasihani dan perlu
> > penyembuhan segera.
> >
> > Dari beberapa teman simpatisan PDI, saya dapat merangkum beberapa strong
> > points mengapa mereka memilih PDIP :
> >
> > 1. Konsolidasi PDIP yang luas dan solid selama beberapa tahun telah
>mampu
> > menggalang simpati dan keteguhan jiwa, bahkan untuk kelompok tertentu
>telah
> > menjadi fanatisme. Sehingga rudal MUI dan tokoh Islampun tak mampu
> > menggoyahkannya.
> >
> > 2. PDIP dipandang sebagai alternatif yang aman, karena sifatnya sebagai
> > reformis yang moderat, dan mengakomodasi kalangan yang lebih luas,
>sehingga
> > dianggap lebih mampu mengatasi keterpurukan bangsa.
> >
> > 3. Faktor digencet, anak Soekarno dsb. tidak begitu dominan, karena
>semua
> > orang sibuk mengasihani dirinya sendiri, dan reputasi Soekarno juga
>nggak
> > selamanya dipandang positip. Kalau soal digencet, bukan jaman Orba saja,
> > jaman reformasi-pun semua berusaha mendiskreditkan dengan segala cara.
> > Empati memang ada tetapi tidak dominan.
> >
> > 4. Perilaku pimpinan PDIP yang selalu bekerja dalam tim dan kompak
>dipandang
> > lebih memberi harapan daripada (partai) yang pimpinannya ingin menonjol
> > sendiri.
> >
> > 5. Reputasi Megawati yang bebas KKN, kredibel, nggak banyak mulut, teguh
> > pendirian dan mampu memanage timnya yang sangat heterogen, lebih memberi
> > harapan.
> >
> > Berpikirlah positip, karena Anda tidak akan menjadi lebih tinggi dengan
> > merendahkan orang lain. Salah satu penyakit jiwa yang berbahaya adalah
>tidak
> > suka melihat keberhasilan orang lain.
> >
> >
> > --
> >
> > On Tue, 08 Jun 1999 08:56:54 abu wrote:
> > >Saya ingin memprediksi tentang kenapa PDI-P sementara unggul di medan
> > >Pemilu 1999 koreksi bila saya salah :
> > >1. PDI-P selama orde baru selalu "digencet" sehingga masyarakat
> > >cenderung memilih PDI-P karena simpatik
> > >2. Iklan PDI-P banyak yang memberikan "perintah" untuk mencoblos nomor
> > >11
> > >3. Masyarakat masih belum memandang program-program serta platform
> > >partai tetapi lebih kepada banyaknya peserta
> > > kampanye di jalanan yang didominasi oleh PDI-P (Pokoke gimana
> > >ramenya)
> > >4. Figur Megawati sebagai anak bapak bangsa
> > >lain-lain ada yang nambahkan ?
> > >
> > >
> > >______________________________________________________________________
> > >To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> > >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > >PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> > Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
> > Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
> >
> >
> >
> > ______________________________________________________________________
> > To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!