[Djoe]
Sekularisme, yang muncul dalam masa Renaisans, adalah jawaban
terhadap
kegagalan negara-negara agama yang telah menjerumuskan Eropa ke
dalam Zaman
Gelap selama 500 tahun sebelumnya. Dalam zaman itu, pengejaran
dukun santet
adalah hiburan rakyat, dan hukuman mati adalah ganjaran yang
pantas bagi
orang yang menyimpang dari ajaran agama. Eropa Pra-Renaisans
ditandai dengan
perang yang tidak berkeputusan, korupsi, pelecehan hukum, obsesi
dengan
mitos-mitos aneh dan pembungkaman nalar yang hampir tak
tertembuskan. Selama
seribu tahun prestasi Eropa di bidang sains dan eksplorasi
hampir tidak ada.
Sepanjang Zaman Pertengahan, sebagian terbesar energi dan daya
intelektual
manusia dialihkan kepada tetek-bengek masalah doktrin agama dan
perang-perang "salib".
[Eva]
Agama apakah yang berkembang paling pesat di eropa pada waktu
itu, yang telah menjerumuskan eropa ke jaman gelap selama 500 tahun,
yang telah gagal membina masyarakat, dan menyumbat daya nalar dan
kreativitas, yang pada gilirannya melahirkan Renaissance ? Silakan jawab
sendiri.
Sebaliknya, ketika Islam mencapai puncak kejayaannya, ketika
Nabi Muhammad SAW berkuasa, kegelapan seperti yang dialami bangsa eropa
pada waktu itu tidak terjadi. Yang terjadi justru kemakmuran dan
kejayaan, sehingga Islam mencapai jaman keemasannya. Pada masa itu juga
muncul ilmuwan-limuwan Islam yang sangat terkenal dan hasil karyanya
menjadi pedoman bagi ilmuwan-ilmuwan sesudahnya. Justru ketika umat
Islam secara perlahan-lahan mulai meninggalkan agamanya, kegelapan dan
kebodohan datang berangsur-angsur. Sampai kini.
Mohon itu jangan dilupakan.
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!