[[EMAIL PROTECTED] Amin Riza]$ date
Wed, Jun 09, 1999 at 10:23:30AM -0700
> Kalau Presidennya Amien Rais, itu sih namanya nggak menghormati suara rakyat. 
>Ngapain musti Pemilu. Kenapa nggak Rudini atau Habibie saja sekalian.
> Come on, jujurlah pada diri sendiri.
> Kabinet macam ini hanya valid kalau PAN dan PDR yang menang. Jangan main selonong 
>dong....
> 

Yah, itulah karena komposisi anggota MPR/DPR yang "tidak mencerminkan hati rakyat". 
Walhasil boleh saja toh menyusun prediksi, karena Parpol harus minimal dapat
76% suara di DPR supaya bisa menguasai Sidang Umum MPR. CMIIW
Dalam hidupnya pun di Orba, Golkar tidak pernah meraih suara sebanyak itu.

Terus, ada yang diangkat. Dan yang MENYEBALKAN ada ABRI/TNI di situ.

Jadi .....
HARUS AMANDEMEN UUD 45, supaya Presiden dipilih langsung.
Dan.... CABUT DWI FUNGSI ABRI/TNI. 
Nah.. menurut saya yang STATUS QUO yang mempertahankan kayak gini.
 
> --
> 
> >> 
> >> Rancangan Susunan Kabinet Indonesia Baru I
> >> Periode 1999-2004 
> >> 
> >> Presiden : Prof. DR. Amien Rais 
> >> SUMBER : TEMPO Interaktif 
> >> Jumat, 4 Juni 1999


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke