At 19:24 12/06/99 +0700, "Raja Komkom S."  wrote:
>
>On Fri, 11 Jun 1999, Yap C.Young wrote:
>
>> Upaya PAN menjual diri dan mengkhianati konstituennya dengan merayu 
>> berkoalisi dengan Golkar, dengan harapan menggolkan Capresnya, ternyata 
>> berbuntut menyedihkan.
>> 
>> Pulang Kampus sajalah Mas Amien. Politik praktis bukan jalan hidup Anda. 
>> Atau keluarnya Anda dari ICMI memang bagian dari strategi Golkar untuk 
>> menjaring pihak yang berseberangan, yaitu pemuda dan mahasiswa kritis dan 
>> kalangan terpelajar?
>> 
>Hehehehehe... ternyata cara fikir anda sangat parsial dan tidak runtut,
>karena saya lihat anda membenarkan satu hal untuk membenarkan hal yang
>lain, dibagian lain anda menyalahkannya, demikian sebaliknya.
>
>Ternyata inti dari pendapat anda lebih condong ke sentimen agama juga
>ternyata, hehehhee..... sampai bawa-bawa ICMI segala, dan strategi dari
>Golkar segala, hehehehe... kasian sekali cara berfikir anda bung Yap.

Saya tidak melihat ada faktor sentimen agama dalam komentar Sdr. Yap di
atas. Justru sebaliknya, Anda. Sdr. Yap hanya menyebut nama ICMI, dan Anda
langsung menuduhnya membawa-bawa sentimen agama. Apakah ICMI = agama?


>Kelihatan dari  statement-statement anda, bahwa anda anda itu kurang
>memahami politik itu kayak apa, hehehehe......mungkin anda perlu lebih
>rasional dalam mendukung satu partai, karena saya khawatir  anda
>memilih partai itu hanya dari sentimen agama saja, dan bukan kualitas dan
>program-programnya, yah ... seperti statement-statement anda sebelumnya
>tentang caleg Non-muslim. Hehehehe...kasihan sekali

Nah, kan benar. Orang lain tidak menyebut soal agama di sini. Anda yang
terus mengkait-kaitkan agama. Terus menuduh orang lain demikian. Ini sih
namanya "kumbang di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk tidak tampak.

Yang patutu dikasihabi sebenarnya Anda sendiri. Apalagi berpendapat
mengabaikan etika boleh2 saja dalam berpolitik.

>peace for REFORMASI 
>
>


Daniel H.T.



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke