Alkisah waktu Habibie masih muda, dia pergi ke Spanyol dengan keinginan untuk ikut olahraga Rodeo. Teman-temannya sudah melarang, karena dia sama sekali tidak punya pengalaman untuk itu. Tetapi dasar Habibie, sejak muda sudah bertelinga tebal, dia tidak mau mendengar nasihat-nasihat dari teman-temannya itu. Maka Habibie pun ikut terjun di arena Rodeo itu. Begitu naik di atas punggung banteng liar itu, baru beberapa detik saja, sang banteng sudah melempar Habibie muda dengan keras terhempas ke tanah sampai pingsan. Habibie segera dilarikan ke rumah sakit dan dirawat di sana karena menderita geger otak yang cukup serius. Teman-temannya yang datang membezuknya, menyatakan keprihatinan mereka. Bukankah sebelumnya Habibie sudah dinasihati agar tidak ikut olahraga yang berbahaya itu? Tetapi dengan tenang Habibie berkata: "Yah, tetapi setidaknya saya sudah memenuhi cita-cita dari ayah saya." "Ayah kamu menghendaki kau menjadi seorang atlit Rodeo?" Tanya teman-temannya. "Oh, bukan begitu." Jawab Habibie, "Ayah saya sudah lama ingin agar otak saya diperiksa." Daniel H.T. ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
