Akomodatif menjadi kata kunci kelompok kecil untuk menarik simpati dan empati kelompok
besar.
Kosa kata ini menjadi sakral dialam demokrasi supaya disebut bebudaya dan aspiratif.
Benarkah ???
Seorang teman pernah memaksimalisir istilah akomodatif dengan cerita gaya bung Yap:
Seorang pasien memasuki ruang konsultasi jiwa dilantai 6.
Pasien : Jiwa saya merasa sangat tertekan !
Dokter : Jiwamu tertekan
Pasien : Semua nggak ada yang bener !
Dokter : Semua nggak bener
Pasien : Ingin rasanya saya bunuh diri !
Dokter : Anda ingin bunuh diri
Pasien : Ya, saya ingin melakukannya sekarang !!!
Dokter : Anda ingin melakukan sekarang
Pasien : Lihat ! (loncat jendela)
Dokter : Wow, Anda peloncat yang baik
Ketika ambulans berlalu, dokter merasa lega karena dia telah sangat akomodatif.
Salam
AR
>
Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!