Dalam terminologi konflik, Akomodatif adalah salah satu resolusi. Ada dua
variabel yang menjadi ukuran yaitu Cooperativeness dan Assertiveness. Bila
Cooperativeness tinggi dan Assertiveness rendah maka Accomodation adalah
pilihannya.
Tinggi rendah kualtas penyelesaian konflik sangat tergantung kepada kualitas
kedua kelompok yang terlibat konflik. Bila kelompok yang saling terlibat
konflik itu berbeda dalam hal kekuatan maka secara rasional resolusi konflik
itu akan lebih tergantung kepada kelompok yang lebih besar. Kasus
penyelesaian Sila Pertama pada penentuan dasar negara pada saat itu adalah
contoh besar bangsa ini mengenai pilhan Compromise ( Cooperativeness dan
Assertiveness medium) sebagai resolusi konflik oleh kelompok besar (Islam)
terhadap kelompok Non Islam demi terwujudnya persatuan dan kesatuan negeri
ini.
Dalam konflik kepentingan, secara rasional, kelompok besar memiliki peluang
yang lebih baik untuk menentukan strategi permainan dan posisinya.
Seandainya resolusi konflik adalah Accomodation maka itu berarti kelompok
besar merelakan kepentingan-kepentingannya dikorbankan untuk kelompok kecil
demi penyelesaian konflik. Jadi, kelompok kecil dipersilahkan untuk
mewujudkan keinginannya (yang menjadi sumber konflik) agar konflik
terselesaikan. Apakah ini yang dikehendaki?
Disamping "PDI-Perjuangan plus PKB, dan PAN, serta separuh dari UD dan UG,
dan mungkin TNI, tak ada suara mana pun yang bisa membendungnya [Gigih]"
akan mewakili kelompok besar maka mayoritas bangsa ini mengehendaki
reformasi berjalan. Apakah mungkin kelompok-kelompok besar ini merelakan
keinginannya ?
Benar sekali sinyalemen mengenai gerakan untuk memecah PDIP-PKB-PAN, dan
juga kutak-kutik soal TNI, UD, dan UG karena mereka memang potensial untuk
menjadi kelompok besar yang secara rasional memang memiliki posisi yang
lebih baik untuk menentukan resolusi konflik terbaik bagi bangsa dan negara
ini dan bukan hanya bagi kepentingan mereka,
-----Original Message-----
From: Amin Riza <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 08 July 1999 05:48
Subject: [Kuli Tinta] Akomodatif
Akomodatif menjadi kata kunci kelompok kecil untuk menarik simpati dan
empati kelompok besar.
Kosa kata ini menjadi sakral dialam demokrasi supaya disebut bebudaya dan
aspiratif.
Benarkah ???
==========================================
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!