Bung Dave,

Kayaknya sih nggak persis begitu. Pak Nas itu orang tua sepuh, yang sejak 
mudanya pun nggak berpendirian. Puluhan tahun dia dikucilkan Soeharto, tapi 
begitu dibaik-baikin, dibiayai berobat ke luar negeri, dikasih pangkat 
"panglima besar", langsung dia baik banget sama Soeharto. Waktu reformasi 
lagi gencar-gencarnya dan Amien Rais berdiri di depan, dia bilang "Amien 
Rais itu cocok jadi Presiden, dan sebaiknya bekerja sama dengan Prabowo" 
(?!). Sekarang, setelah Soeharto terjungkal, dia baik-baik lagi sama 
"anaknya", Herr Habibie. Itu saja sebetulnya. Maklum, orang tua yang nyaris 
pikun.

Wira Abadi


>From: [EMAIL PROTECTED]
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: [Kuli Tinta] Pernyataan Pak Nas
>Date: Wed, 14 Jul 1999 16:25:57 +0700
>
>
>Semalam saya denger berita katanya pak Nas menyatakan mendukung / percaya
>bahwa pak Habibie bakalan terpilih lagi menjadi presiden, sedangkan kita
>sendiri tau bahwa pak Nas merupakan sesepuh dari ABRI, bukankah ini secara
>tidak langsung menyatakan bahwa ABRI selalu setia dibelakang "STATUS QUO"
>atau ada manuver politik yang lain ?
>bagaimana analisa rekan-rekan sekalian ?
>
>regards...
>= dave =
>
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke