Secara tidak sengaja aku temukan ide serupa di arsip Indonesia-l http://www.indopubs.com/archives/0516.html --------start jiplakan---------- From: "Abdi Khaliq" <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Seragam Sekolah dan Tindak Kriminalitas Pelajar Date: Sun, 25 Jul 1999 01:24:28 EDT Kemaren pelajar tawarun lagi di Jakarta, dan menelan korban jiwa lagi. Awalnya 2 kelompok pelajar yang berlainan SMU bertemu di halte bis di daerah Jakarta Barat. Lalu tawuran. Saling menyerang antara kelompok pelajar yang berlainan sekolah mudah terjadi karena mereka berseragam tapi berbeda badge/identitas sekolahnya, sehingga psikologi masa memacu untuk saling membela kelompoknya. So, stop seragam sekolah. Efek lain dari pengghapusan seragam sekolah adalah hilangnya beban uang seragam bagi orang tua murid. Yang tak kalah penting tangkap dan hukum pelajar yang melakukan perkelahian dengan tanpa pandang bulu. Jangan celakakan pelajar dengan membedakan perlakukannya dalm tindak kriminal. ---------end of jiplakan---------- "Ide" yg brilliant Bung BRidwan, tapi.... Salam Alvi Mari jujur & sportip. ---- you wrote: > > Terima kasih atas tanggapannya. > Saya hanya berharap pihak yang berwenang mau memikirkan ide ini. > "PUTIH ABU-ABU" sudah menjadi trade mark per-Tawuran ! > > Salam, > bRidWaN > > > At 07:00 PM 7/27/99 JAVT, Yap C. Young wrote: > >Ide mas Ridwan ini sangat brilian: Nggak usah berseragam !!! --------------------------------------------------------- Get free personalized email at http://geocities.iname.com ______________________________________________________________________ If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email; To subscribe: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
