Terima ksih atas tanggapannya. Yang kita perlukan saat ini adalah 'action' yang segera dapat dijalankan dan segera dapat membuahkan hasil. Ide yang anda berikan tentunya akan bermanfaat, dan itu mungkin akan dapat dilaksanakan setelah Hasil Pemilu nanti ditetapkan dan dijalankan, sembari menunggu ke-Pemerintahan yang baru, yang cerdible dan clean. Tetapi Tawuran tetap akan terjadi besok, dan besok dan besok. Salam, bRidWaN At 07:43 AM 7/28/99 +0700, Kendy Milono wrote: >Saya rasa bukan menghapuskan seragam sekolah, pak Ridwan. Tetapi para orang >tua harus memberi contoh terlebih dahulu untuk tidak tawuran. Kita bisa >melihat beberapa kasus seperti: > >1. Para "wakil rakyat terpilih atau yang merasa mewakili rakyat" di KPU yang >saling tidak mengalah sehingga mengakibatkan Rupiah angkanya membesar jika >dibandingkan dengan US$ (jika tidak ingin dikatakan merosot)? >2. Kemudian juga kalau kita lihat gambar berita di media elektronik dimana >polisi (...bukan tentara) memukuli para pengunjuk rasa secara brutal. >Padahal polisi seharusnya melindungi dan mengayomi rakyat. >3. Etika "Monkey business" dimasa lalu, dimana berlaku hukum rimba sehingga >menghancurkan perekonomian negara kita tercinta. >4. Kenakalan orang tua untuk menggoda "daun muda" dengan uang mereka untuk >menikmati yang namanya "sorga duniawi"?!?!?!? >4. Dan lain-lain yang kalau dijabarkan akan menghabiskan "disk space" >penerima email ini. > >Bukankah itu juga merupakan "pelajaran ekstra kurikuler" yang diterima dan >contoh "egois orang tua" yang "patut" ditiru oleh para pelajar? Jadi saya >rasa, masalah tawuran pelajar harus dilihat secara global dan harus >merupakan salah satu pekerjaan pokok para anggota yang akan mewakili kita di >DPR, para pejabat pemerintah, para ulama/rohaniawan, dan ...... yang paling >penting adalah ....... tugas orang tua masing-masing untuk memberi contoh >yang benar (menurut agama, bukan menurut individu) dan TIDAK MUNAFIK. > >Demikian tanggapan dari saya. > >Wassalam, > >Kendy Milono >-------------------- >(Orang tua dari 2 anak yang masih kecil) > >-----Original Message----- >From: bRidWaN [mailto:[EMAIL PROTECTED]] >Sent: Monday, July 26, 1999 1:08 PM >To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; >[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; >[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; >[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; >[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; >[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; >[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; >[EMAIL PROTECTED] >Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; MARZUKI >DARUSMAN; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] >Subject: [Sahabat Internet] (Tawuran) : STOP PEMAKAIAN SERAGAM SEKOLAH >!! > > > >Bapak/Ibu dan Rekan-Rekan Yth. > >Tawuran telah terjadi sejak beberapa tahun, dan akhir >akhir ini semakin marak saja terjadi di-Jakarta, >dan konon telah memakan korban kurang lebih 20 Pelajar >dan puluhan Pelajar lainnya luka-luka berat dan ringan. > >Pihak Pemerintah bukannya tinggal diam dalam menangani >hal ini, bahkan ada Tim Penanggulangan Tawuran segala >yang terdiri dari orang orang pintar dengan gelar >se-abreg. Polisi juga telah melakukan antisipasi, >diantaranya menjaga 25 Simpul Rawan Tawuran dan >belasan Halte Bis tempat seringnya tawuran. Anggaran >konon telah keluar milyaran rupiah. Dan itupun masih >dikeluhkan akan kurangnya/minimnya Biaya Operasi. > >Apakah yang telah mereka lakukan itu effektif ?? >Program yang mereka jalankan adalah Temu wicara, >Seminar, Rasia senjata tajam dan hal 'klasik' lainnya. > >Bersama ini saya ingin menghimbau, dan untuk dapat >diteruskan kepada pihak yang berwenang, agar segera >diambil keputusan : > > MEMPERBOLEHKAN PELAJAR TIDAK MEMAKAI SERAGAM ! > >Saya percaya bahwa hal ini paling tidak akan mengurangi >kemungkinan adanya Tawuran yang lebih parah lagi. >Mereka adalah 'Tunas Bangsa', dan diantara mereka >banyak yang bersaudara, bertetangga. >Tetapi hanya karena masalah kelompok dan kebanggaan >akan sekolah serta turun menurunnya rasa permusuhan >sajalah, yang mengakibatkan adanya Twauran-tawuran ini. > >Semoga himbauan ini akan terdengar oleh Pihak yang >berwenang, dan dapat segera ditindak lanjuti. > >Jangan menunggu sampai Anak/Adik/Kakak/Saudara/ >Tetangga kita akan menjadi korban berikutnya. > > >Salam, >bRidWaN > > > > >------------------------------------------------------------------------ >GET WHAT YOU DESERVE! A NextCard Platinum VISA: DOUBLE Rewards points, >NO annual fee & rates as low as 9.9% FIXED APR. Apply online today! >http://clickhere.egroups.com/click/606 > > >eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/sahabat_internet >http://www.egroups.com - Simplifying group communications > > > > >------------------------------------------------------------------------ >Click Here to apply for a NextCard Internet Visa and start earning >FREE travel in HALF the time with the NextCard Rew@rds Program. >http://clickhere.egroups.com/click/449 > > >eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/sahabat_internet >http://www.egroups.com - Simplifying group communications > > > > > > ______________________________________________________________________ If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email; To subscribe: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
