Tapi komentarnya Juan Feliz Tampubolon soal pidato politik Megawati,
pengacara Pak Harto yang paling aneh, saya kira.
Katanya kalau Megawati jadi berkuasa dan tekadnya menegakkan hukum
benar-benar direalisasikan maka Juan Felix mengatakan bahwa Pak Harto
pasti bebas. Dia menganggap pemerintahan Habibie hanya menjadikan kasus
Pak Harto sebagai komoditas politik semata. Selengkapnya, komentarnya
adalah :
"Kami terkesan dengan pidato Megawati, khususnya berkaitan dengan tekad
PDI Perjuangan untuk mengadili Soeharto berdasarkan prosedur hukum yang
ada. Justru pernyataan itulah yang kami tunggu-tunggu. Sebab, saat ini
pemerintah justru berpraktik sebaliknya dalam pemeriksaan terhadap Pak
Harto. Artinya, pemeriksaan yang dilakukan itu malahan jauh dari
prosedur hukum yang ada.
Buktinya, lihat saja sudah tujuh bulan diperiksa di Kejaksaan Agung.
Hasilnya ? Pak Harto malah tetap diupayakan menjadi tersangka dengan
tuduhan KKN. Lho, jelas terlihat prosedur hukum dilanggar. Sebab
berdasarkan aturan hukum, jika dalam pemeriksaan tidak terbukti
bersalah, seseorang harus segera dibebaskan dong.
Nah, kembali pada pidato Megawati, kami sambut hangat pernyataan dia.
Dengan prosedur hukum yang melandasi pemeriksaan terhadap Pak Harto di
era kepemimpinan PDI Perjuangan kelak nanti, kami yakin Pak Harto malah
akan bebas !"
Nah, bagaimana pendapat anda ?
bRidWaN wrote:
>
> Rekan Rekan Yth.,
>
> Akhirnya 5(lima) Program Pemulihan Ekonomi yang
> saya sebutkan dibawah jadi juga di-sosialisasikan.
>
> Faisal Basri sudah memberikan komentarnya bahwa
> beliau sangat setuju dg Konsep ini, dengan beberapa
> catatan, khususnya perekonomian daerah.
>
> Beliau juga menekankan pentingnya pemilihan Orang
> Orang yang berkompeten untuk menduduki jabatan
> didalam rangka Pemulihan Perekonomian Indonesia.
>
> Satu hal yang menarik dari Bung Faisal, beliau
> minta agar kita semua bersabar dan bisa menunggu
> waktu setahun untuk masa pemulihan ini.
>
> Suatu komentar yang simpatik.....
>
> Semoga bung Faisal akan di-ikut sertakan dalam Tim
> Pemulihan ini, siapapun Presidennya nanti.
>
> Salam,
> bRidWaN
>
> At 08:37 AM 7/29/99 +0700, bRidWaN wrote:
> >
> > Sayang sekali, saya sebenarnya kepingin agar platform
> > per-Ekonomian PDI-P ( 5 Objectives ) dapat segera
> > di-sosialisasikan kepada masyarakat, khususnya
> > masyarakat pemilihnya.
> >
> > Apalagi menurut seorang Pengamat Ekonomi Dr Sri Mulyani,
> > hanya PDI-P lah yang mempunyai konsep Platform Ekonomi
> > dibanding Partai Partai lainnya.
> >
> > Hal ini sungguh surprise bagi saya, karena setahu saya
> > Sri Mulyani adalah kolega dari Faisal Basri (sekjen PAN)
> > yang sama sama berasal dari LPEM-UI.
> >
> > Salam,
> > bRidWaN
> >
> >======================================================
>
> >At 07:51 AM 7/29/99 +0700, Cosmas Damianus Tufan wrote:
> >>
> >>Koran Rakyat Merdeka 29 Juli 1999,
> >>
> >>Kamis, hari ini Mega akan menyampaikan garis-garis kebijakan politik PDI-P
> >>dalam bentuk pidato politik. (Jadi pidato 27 Juli 1999 khusus untuk intern
> >>PDI-P, pen.).
> >>Acar yang juga dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat dan sesepuh
> PDI-P
> >>serta warga PDI-P, wartawan akan diberi kesempatan untuk melakukan
> >>tanya jawab. Inilah bocoran dan gambaran apa kira-kira yang akan
> disampaikan
> >>oleh Mega di kantor PDI-P Jl. Lenteng Agung.
> >>
> >> 1. Amandemen UUD45: PDI-P pada prinsipnya setuju dengan amandemen UUD45
> >> asal hanya batang tubuhnya saja, sedangkan pembukaan tetap seperti
> >sekarang.
> >>
> >> 2. Dwifungsi ABRI: Seperti kesepakatan Ciganjur, bahwa peran sosial
> >politik ABRI
> >> akan dikurangi secara gradual, dalam kurun waktu 6 tahun TNI tidak ada
> >di DPR
> >>
> >> 3. Pengadilan Pak Harto: PDI-P berprinsip hukum harus ditegakan.
> >Siapapun yang
> >> salah harus dihukum sesuai kesalahannya. Disini memang tidak langsung
> >> menyebutkan diri Pak Harto, tetapi maknanya sudah jelas, bahwa PDI-P
> >tidak
> >> segan mengadili Pak Harto.
> >> Sikap PDI-P dalam menegakan hukum tercermin jelas ketika mereka
> >menggunakan
> >> legal action dalam menghadapi kekerasan rezim Orde Baru saat terjadinya
> >> tragedi berdarah 27 Juli 1998.
> >>
> >> 4. Otonomi Daerah: Pada prinsipnya PDI-P setuju diberlakukannya otonomi
> >daerah
> >> dan tidak pernah menutup kemungkinan itu. Namun bagaimana
> >pelaksanaannya
> >> tetap disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.
> >>
> >> 5. Hasil Pemilu: Kemenangan PDI-P dalam Pemilu ini merupakan kemenangan
> >rakyat.
> >>
> >> 6. Koalisi: PDI-P membuka peluang melakukan koalisi dengan partia-partai
> >yang
> >> memiliki platform yang sama. Saling dukung mendukung sesama partai
> >reformis
> >> merupakan suatu keharusan, karena partai reformis adalah harapan dari
> >rakyat
> >> untuk menghantarkan kemenangan bangsa Indonesia.
> >>
> >> 7. Soal Caleg Muslim dan Non-Muslim: Dijelaskan ternyata lebih banyak
> >caleg
> >> nomor jadi dari kalangan Muslim.
> >>
> >>
> >>Demikian sekedar informasi alias bocoran. Tentu saja apa yang sebenarnya
> >>akan sama-sama kita tahu dari pidato politik Mbak Mega hari ini.
> >>Yang jelas, mudah-mudahan diskusi/"debat" di milis ini bukan lagi debat
> >kusir
> >>dengan segala macam apriori tetapi sudah didasarkan pada fakta/data yang
> >jelas,
> >>yaitu pidato politik Mbak Mega.
> >>
> >>salam
>
>
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!