Ada yang bengkok, dan sulit bisa kita mengerti di soal ghalib ini. Lihatlah, 
betapa petentang-petentengnya dia dan barisan pengacaranya, baik sebelum 
maupun sesudah puspom menegaskan 'belum adanya bukti' atas kasus dugaan ICW 
terhadap dirinya itu.

Dengan sangat meledek rasa keadilan umum, betapa dia memamerkan kemampuannya 
untuk lolos dari sergapan ICW, yang seolah-olah sangat bersihnya dia saat 
ini. Antara lain dengan tantangan untuk membuka rekening ghalib, dan 
'silahkan..., silahkan...'

Tetapi, di balik 'tantangan' yang seolah-olah tulus, dan 'yakin benar' itu 
tidak sesuai dengan 'tetapi hanya terbatas rekening PGSI, dan tidak 
rekening-rekening lain'.

Coba, apa ini bukan sekedar main-mainan orang yang asal njeplak saja? Kalau 
memang mau pamer 'bersih' dan punya 'harga diri', buka semua dong 
rekeningnya, lalu segenap rekening korannya, untuk suapa tau riwayat 
masuk-keluarnya dananya.

Ataukah menunggu rakyat bergerak? Dan melupakan semua subasita karena 
ledekan-ledekan ghalib dan pengacaranya yang terjadi saat ini, dan mereka 
tak bakal dapat apa-apa lagi sedikitpun?


>From: "Mas  Kojen" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [Kuli Tinta] Kejar sampai keliang kubur!
>Date: Fri, 6 Aug 1999 08:56:04 +0700
>
>Assalamu'alaikum  wr .wb
>
>Sebaiknya kasus KKN Suharto , dengan meminjam istilah Andi Muhammad
>Ghalib dikejar terus sampai keliang kubur.
>
>Andaikan beliau keburu mati sebelum kasus ini tuntas, bisa saja
>diteruskan terhadap ahli waris beliau. Tidak lah mungkin begitu
>saja dimaafkan sebelum jelas persoalannya.
>
>Wassalamu'alaikum wr.wb
>
>Mas Kojen
>
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke