Ah... sederhana saja Mas!
Gunakan nalar sederhana saja. Mengapa Ia tidak berani mengatakan hal itu
sejak dari awal?

Mengapa dibutuhkan waktu untuk menyatakan hal itu? Itupun perbedaan antara
pembukaan rekening  yang dilaporkan oleh Teten dengan pembukaan rekening
yang sekarang digunakan sebagai acuan hukum positifnya Hotma bisa
ditunjukkan.

Sederhana Mas! kebohongan memang hanya bisa ditutup dengan kebohongan baru
atau mengakui kebohongan itu. Tidak ada pilihan lain.

Sudah menjadi pelajaran bahwa serapat apapun bangkai ditutup pasti tercium
juga. Marilah kita berdoa bersama semoga Yang Maha Kuasa menguak kebenaran
itu.

----- Original Message -----
From: tri man <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 07 August 1999 08:45
Subject: [mimbarbebas] Re: [Kuli Tinta] Kejar sampai keliang kubur!


Ada yang bengkok, dan sulit bisa kita mengerti di soal ghalib ini. Lihatlah,
betapa petentang-petentengnya dia dan barisan pengacaranya, baik sebelum
maupun sesudah puspom menegaskan 'belum adanya bukti' atas kasus dugaan ICW
terhadap dirinya itu.

Dengan sangat meledek rasa keadilan umum, betapa dia memamerkan kemampuannya
untuk lolos dari sergapan ICW, yang seolah-olah sangat bersihnya dia saat
ini. Antara lain dengan tantangan untuk membuka rekening ghalib, dan
'silahkan..., silahkan...'

Tetapi, di balik 'tantangan' yang seolah-olah tulus, dan 'yakin benar' itu
tidak sesuai dengan 'tetapi hanya terbatas rekening PGSI, dan tidak
rekening-rekening lain'.

Coba, apa ini bukan sekedar main-mainan orang yang asal njeplak saja? Kalau
memang mau pamer 'bersih' dan punya 'harga diri', buka semua dong
rekeningnya, lalu segenap rekening korannya, untuk suapa tau riwayat
masuk-keluarnya dananya.

Ataukah menunggu rakyat bergerak? Dan melupakan semua subasita karena
ledekan-ledekan ghalib dan pengacaranya yang terjadi saat ini, dan mereka
tak bakal dapat apa-apa lagi sedikitpun?


>From: "Mas  Kojen" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [Kuli Tinta] Kejar sampai keliang kubur!
>Date: Fri, 6 Aug 1999 08:56:04 +0700
>
>Assalamu'alaikum  wr .wb
>
>Sebaiknya kasus KKN Suharto , dengan meminjam istilah Andi Muhammad
>Ghalib dikejar terus sampai keliang kubur.
>
>Andaikan beliau keburu mati sebelum kasus ini tuntas, bisa saja
>diteruskan terhadap ahli waris beliau. Tidak lah mungkin begitu
>saja dimaafkan sebelum jelas persoalannya.
>
>Wassalamu'alaikum wr.wb
>
>Mas Kojen
>
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________

------------------------------------------------------------------------
GET WHAT YOU DESERVE! A NextCard Platinum VISA: DOUBLE Rewards points,
NO annual fee & rates as low as 9.9% FIXED APR. Apply online today!
http://clickhere.egroups.com/click/606


eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/mimbarbebas
http://www.egroups.com - Simplifying group communications






______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke