Satu hal yang saya lihat dari diskusi yang terjadi selama ini di milis ini adalah adanya beberapa anggota milis yang kurang, atau tidak menunjukkan sikap intelektualnya, atau masih bersifat kekanak-kanakan. Adalah biasa dalam diskusi, kalau terjadi perbedaan pendapat yang tajam. Dalam kewajaran diskusi yang seperti ini adalah terjadi perdebatan sengit adu argumentasi dan logika. Tetapi yang terjadi di milis ini, khususnya beberapa anggota milis adalah bisanya hanya meledek dan meledek dengan kata-kata yang kurang/tidak etis terhadap lawan diskusinya. Misalnya, yang ditulis Sdr. Soniaulia di bawah ini: >Weleh.....weleh.... >Si martin ini kayaknya tambah gede aja kepalanya. Baru masuk tipi indosiar >aja udah gembar-gembor kagak karuan. Pan kemaren udah gue bilang, cuci tangan >dan kaki terus bobok. Eh...kok ini malah pamer... >Perasaan si Joshua yang kecil dan imut itu tiap kali masuk tipi, tapi kok >nggak gaya kayak dik martin ini. >Yang kayak gini harusnya bisa dihindarkan." Kalau menang tidak mampu adu argumentasi lebih baik jangan ikut berdiskusi. Kalau seperti ini 'kan bukan diskusi namanya, tetapi mirip pertengkaran saling ejek-mengejek anak-anak kecil di pinggir jalan. Kalau belum punya kemampuan untuk adu argumentasi yang kualifaid lebih baik menjadi anggota yang pasif saja dulu. Jangan malah membuat kacau di milis ini. Kalau mau saling ejek lewat japri saja? Itupun menurut saya tidak dibenarkan. Untuk apa Anda saling mengejek? Kan nantinya seperti orang yang tidak pernah sekolah saja. Bisa saja cuma melontarkan kata-kata kasar, tidak sopan, dan sebagainya. Terima kasih. Daniel H.T. ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
