Misalnya saya ya Bung Daniel, Hahahaha ...... Kata Freud : Laki-laki itu adalah anak-anak yang terkurung dalam wadag orang dewasa. Senangnya bermain-main. Dan milis ini adalah salah satu kesukaan saya, sehingga biar dipentungin orang juga ya saya tetap saja betah di milis ini. Kekanak-kanakan ? Well, mungkin saja. S a m "Daniel H.T." wrote: > > Satu hal yang saya lihat dari diskusi yang terjadi selama ini di milis ini > adalah adanya beberapa anggota milis yang kurang, atau tidak menunjukkan > sikap intelektualnya, atau masih bersifat kekanak-kanakan. > > Adalah biasa dalam diskusi, kalau terjadi perbedaan pendapat yang tajam. > Dalam kewajaran diskusi yang seperti ini adalah terjadi perdebatan sengit > adu argumentasi dan logika. Tetapi yang terjadi di milis ini, khususnya > beberapa anggota milis adalah bisanya hanya meledek dan meledek dengan > kata-kata yang kurang/tidak etis terhadap lawan diskusinya. > > Misalnya, yang ditulis Sdr. Soniaulia di bawah ini: > >Weleh.....weleh.... > >Si martin ini kayaknya tambah gede aja kepalanya. Baru masuk tipi indosiar > >aja udah gembar-gembor kagak karuan. Pan kemaren udah gue bilang, cuci > tangan > >dan kaki terus bobok. Eh...kok ini malah pamer... > >Perasaan si Joshua yang kecil dan imut itu tiap kali masuk tipi, tapi kok > >nggak gaya kayak dik martin ini. > >Yang kayak gini harusnya bisa dihindarkan." > > Kalau menang tidak mampu adu argumentasi lebih baik jangan ikut berdiskusi. > Kalau seperti ini 'kan bukan diskusi namanya, tetapi mirip pertengkaran > saling ejek-mengejek anak-anak kecil di pinggir jalan. Kalau belum punya > kemampuan untuk adu argumentasi yang kualifaid lebih baik menjadi anggota > yang pasif saja dulu. Jangan malah membuat kacau di milis ini. > > Kalau mau saling ejek lewat japri saja? Itupun menurut saya tidak > dibenarkan. Untuk apa Anda saling mengejek? Kan nantinya seperti orang yang > tidak pernah sekolah saja. Bisa saja cuma melontarkan kata-kata kasar, > tidak sopan, dan sebagainya. > > Terima kasih. > > Daniel H.T. > > ______________________________________________________________________ > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI > dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; > Bergabung: [EMAIL PROTECTED] > Keluar: [EMAIL PROTECTED] > > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
