Sekarang perlu direvisi dong !!..................... kan sudah
diterima Mega.  
        Menurut saya, rekan-rekan dalam berkomentar dalam hal seperti ini
perlu melihat dulu, apa itu sudah final & benar. Wong semua itu tidak instan
& pasti, sehingga yang baca & mengamati nggak cekikikan geli nantinya
melihat perilaku netters yang serba express tapi salah/kurang tepat. 

        Carilah meteri yang lebih berbobot.Nanti kalau negara & bangsa ini
sudah lebih maju, hingga masyarakatnya juga maju, seiring dengan itu
ditingkatkan sifat kritis kita.
        Wong sekarang ini masih banyak pekerjaan besar untuk memperbaiki
(belum meningkatkan loh !!) negara ini yang perlu dikerjakan, apa sudah
kehabisan bahan kita ini. Rasanya sih gitu, melihat dari banyaknya produksi
milis yang keluar (kwantitas belum tentu berkwalitas toh)

        Triim's,  Fw.
        (Himbauan agar diskusi menjadi berbobot).

> -----Original Message-----
> From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> 
> >Dari nonton SCTV pagi ini, 11 tukang beca yang lebih dari  10 hari
> nggenjot
> >beca dari Surabaya akhirnya sampai di Jakarta. Sesampainya di Kebagusan
> > kediaman Megawati) , para tukang beca itu belum bisa diterima oleh Seri
> >Baginda Duli Rakyat Tuan Putri Megawati . Maklumlah, alasannya amat masuk
> >diakal :  SIBUK !
> >
> >" Hamba mengerti , paduka Yang Mulia " demikian tersirat memancar dari
> >lelehan keringat kawula kerajaaan Nusantara.  Konon dari isu-isu yang
> kurang
> >bisa dipercaya, Megawati mendapatkan masukan dari para Hulubalang , bahwa
> >para tukang beca tersebut dicurigai sebagai Wartawan yang menyamar.
> Wartawan
> >? Wawancara ? Bahaya sekali ! Nanti bisa ketahuan .....!
> >
> >Dunia lawak dan Dunia Sungguhan. Semakin lama , semakin sulit
> >dibedakan......
> >
> >Wassalam.
> >Abdullah Hasan.
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke