Yang dibela oleh dia - ada 3(tiga), yaitu: (i): martabat; (ii):
juragan-nya(HBB); dan (iii): "duit". Sayang karena dia tidak seimbang, jadi
tidak konsisten dan tidak nalar. Dan, ber-arti sudah terkontaminasi segala
unsur "keterbelakangan".
---------------------------
At 11:21 AM 9/12/99 +0700, you wrote:
>Propesor Doktor Muladi, Guru Besar Hukum Pidana Undip, yang sejak dulu kita
>kenal cerdas, bahkan seringkali brilian, belakangan kok omongannya sama
>seperti tukang becak. Kenapa ya? Ada yang bisa kasih analisis?
>
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!