Gunung Tiang-Pek-san masih bermantel es putih. Gerimis salju tipis menyapa
cemara pagi. Buat Ki Dalang..Huh!  Adem banget ! Tapi percalah. Sulit menipu
mata terlatih, bahkan tidak bisa. Disela2 cemara dan pohon Pek putih
beberapa sosok berkelebat dan beberapa anak panah mendesis dari sebelah
timur. Ya. tidak salah lagi. Ratusan pendeta Siauw Lim lari sebat turun
gunung dikanan-kiri jurang curam. Lho ? Ada apa ? ...
Sun Go Kong tampak gagah berkuda memimpin pasukan jin, banser dan
siluman.....

Kota Kaisar ramai luar biasa . Suara gembreng campur baur dengan selompret
dan
cangkem bak kawanan tawon  Liang-san. Di bunderan depan Klenteng Hay-ie,
ribuan kawanan Kay-Pang pada ngumpul.  Bukan mau sembahyang. Tidak ada asap
hio.Yang dibawa satu ton alat sound-system buat nyambung cangkem ( "cangkem"
adalah alat natural penghasil suara ). Dari warna baju, tahulah kita. Mereka
adalah utusan cabang Partai dari seluruh Tionggoan. Diduga pula, pada pakai
biaya sendiri. Mengandalkan ginkang.......

Satu lie dari Kelenteng ,  puluhan hweeshio kongkow2 diwarung nasi uduk.
Mereka
adalah orang2 Kun Lun Pay.  . Wie Su Tong sang pangcu , yang dijuluki
Malaikat
Poros Tengah. ". Adalah ahli Kiam-hoat atawa jago pedang dari daerah
Utara Kang-lam. " Orang Kay Pang sudah ngompol, ya ?" Grundelnya. , nggak
peduli orang bisa keliru. Maksudnya cuma 'ngumpul'. " Undangannya Pibu kan
baru
tanggal 20 bulan Ok-tay?". sambungnya. " Betul Wie Taysu . Ngompol-ngompol
itu variasi
jurus Pat-kwa, Kay Pang punya: Ma Bun Mu Cet, Masa Bejimbun Musuh Pucet. Kho
Ping Hoo saja belum ngerti ! "  Terang pria disebelahnya sambil nenggak air
tape. Wie Hweesio-pun nggebrak meja sambil salto jungkir balik. Dalam tempo
kilat, pedangnya memain 24 jurus. Krupuk satu kaleng ambyar hancur jadi
mpek-mpek.
Itulah ungkapan adat harimau sumut asli: Nggereng ( Bhs.Surinamo : ngancam
sambil
ngeden ). Lho, lho,lho... ki sanak ..! Tenang ...tenang.. Kok podo nggereng
semua.

Rupanya rimbawan kangouw disana-sini sedang melakukan pemanasan. Empat hari
lagi,  tanggal duapuluh, pibu pemilihan orang nomor satu rimba persilatan
akan dimulai. Jurus baru gerakan baru sedikit-sedikit sudah dijajal. Partai
Pengemis Kay pang kali ini kelihatan mau all-out. Keteter dibabak
pendahuluan, keluarlah berbagai inovasi  jurus-jurus segar:  Blon Tak Sa Ja
, Jurus Revolusi 1 Oktober. Bu Deg Sa Ja ,  Jurus Menolak Sebelum Mendengar.
Ma Ma Sa Ja,  Jurus Pokoknya Cuma Mama Mia. Rame, deh ! Para opsir agen Kay
Pang seperti orang she Ma dan she Pa  ( Ma To Li dan Pa I Sal ) sibuk
memperkenalkan jurus Mo Go Sa Ja,  Ba Tu Sa Ja  dan pamungkas Nga Mu'o Sa
Ja.

Kaisar Boan Bie Bie sang juara bertahan memang menggemaskan. Pendek, mata
bundar suka melotot, pemimpin aliran sesat It Mie, tapi selalu diberkati
Budha. Theo Taysu dari Kay Pang sudah sering muntah kalau mimpi Kaisar Boan.
Pengikut Kay Pang-pun percaya betul orang itu sumber sial seretnya rejeki
masuk. Tapi apa daya . Sampai sekarang belum ada jurus pas buat mengalahkan
Bie Bie dari Kang Lam Cit Koay. Kalah terus (kalau pakai aturan).

Sementara itu rombongan Siauw Lim Sie telah berada dipinggir kota. Pang-cu
Bu Kek Siansu, Si Buta dari Gua hantu pewaris Im Yang Bu Tek Cin Keng
menarik napas panjang. Kyai Langit gurunya punya banyak pesan yang terus
mengganggu nuraninya. Hand-phone dari siuw-moay-nya, pang-cu  ( pemimpin
partai) Kay Pang selalu berbunyi. Kiu Bwee Coa Li , si Mama Mia selalu
nangis memelas ngemis kursi antik warisan dinasti Boan. Antara tega dan
tidak tega, antara KKN dan nasib ratusan juta manusia. Bagaimana, ya ?
Wawasan sang siauw-moay  cuma 1/2 meter, ilmu silatnya baru dasar .Tenaga
lweekang tidak memadai...... Apa ada jamu mukjizat ?

Pusing ahh........................

Wassalam.
Abdullah Hasan

( Pada OKT dan Khoo Ping Hoo yang telah memberi senang pada banyak
manusia ).



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke