waah... hahaha...
mudah-mudahan si ketua kay-pang-pay itu segera
dapat menemukan suket-kalanjana.. hehehe..
untuk ngasih makan kebo-dhungkul-nya
dan ketua parto eh... partai maksudnya, tiong-teng-pay
(partai langit
tengah) segera dapat menangkap liong-swee-kee daru
gro-bog-gan
dan sam-po-liang... untuk mengusir kalajengking merah...
hahaa.. wis...wis, ceritanya kok tambah ngawur gini sih ya?
tiwas sini melihatnya pakai ilmu andalan waringin sungsang,
bisa manjing ajor-ajer. amor wong edan gak ketok warase,
amor wong waras tambah ketok gendhenge...
jebulnya malah pada main ilmu baru tapi lama
Phat-Gue-Lie-Phat..
ya sudah.. monggo aja lah.... tak pindah channel aja deh..
cethet..
lho....? malah pada tawuran, nawaz zharif dikup tentara....?
mbah soeloyo
-----------
----- Original Message -----
From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
To: Kuli Tinta <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Saturday, October 16, 1999 9:35 PM
Subject: [Kuli Tinta] KAY PANG
> Gunung Tiang-Pek-san masih bermantel es putih. Gerimis
salju tipis menyapa
> cemara pagi. Buat Ki Dalang..Huh! Adem banget ! Tapi
percalah. Sulit menipu
> mata terlatih, bahkan tidak bisa. Disela2 cemara dan pohon
Pek putih
> beberapa sosok berkelebat dan beberapa anak panah mendesis
dari sebelah
> timur. Ya. tidak salah lagi. Ratusan pendeta Siauw Lim
lari sebat turun
> gunung dikanan-kiri jurang curam. Lho ? Ada apa ? ...
> Sun Go Kong tampak gagah berkuda memimpin pasukan jin,
banser dan
> siluman.....
>
> Kota Kaisar ramai luar biasa . Suara gembreng campur baur
dengan selompret
> dan
> cangkem bak kawanan tawon Liang-san. Di bunderan depan
Klenteng Hay-ie,
> ribuan kawanan Kay-Pang pada ngumpul. Bukan mau
sembahyang. Tidak ada asap
> hio.Yang dibawa satu ton alat sound-system buat nyambung
cangkem ( "cangkem"
> adalah alat natural penghasil suara ). Dari warna baju,
tahulah kita. Mereka
> adalah utusan cabang Partai dari seluruh Tionggoan. Diduga
pula, pada pakai
> biaya sendiri. Mengandalkan ginkang.......
>
> Satu lie dari Kelenteng , puluhan hweeshio kongkow2
diwarung nasi uduk.
> Mereka
> adalah orang2 Kun Lun Pay. . Wie Su Tong sang pangcu ,
yang dijuluki
> Malaikat
> Poros Tengah. ". Adalah ahli Kiam-hoat atawa jago pedang
dari daerah
> Utara Kang-lam. " Orang Kay Pang sudah ngompol, ya ?"
Grundelnya. , nggak
> peduli orang bisa keliru. Maksudnya cuma 'ngumpul'. "
Undangannya Pibu kan
> baru
> tanggal 20 bulan Ok-tay?". sambungnya. " Betul Wie Taysu .
Ngompol-ngompol
> itu variasi
> jurus Pat-kwa, Kay Pang punya: Ma Bun Mu Cet, Masa
Bejimbun Musuh Pucet. Kho
> Ping Hoo saja belum ngerti ! " Terang pria disebelahnya
sambil nenggak air
> tape. Wie Hweesio-pun nggebrak meja sambil salto jungkir
balik. Dalam tempo
> kilat, pedangnya memain 24 jurus. Krupuk satu kaleng
ambyar hancur jadi
> mpek-mpek.
> Itulah ungkapan adat harimau sumut asli: Nggereng
Bhs.Surinamo : ngancam
> sambil
> ngeden ). Lho, lho,lho... ki sanak ..! Tenang ...tenang..
Kok podo nggereng
> semua.
>
> Rupanya rimbawan kangouw disana-sini sedang melakukan
pemanasan. Empat hari
> lagi, tanggal duapuluh, pibu pemilihan orang nomor satu
rimba persilatan
> akan dimulai. Jurus baru gerakan baru sedikit-sedikit
sudah dijajal. Partai
> Pengemis Kay pang kali ini kelihatan mau all-out. Keteter
dibabak
> pendahuluan, keluarlah berbagai inovasi jurus-jurus
segar: Blon Tak Sa Ja
> , Jurus Revolusi 1 Oktober. Bu Deg Sa Ja , Jurus Menolak
Sebelum Mendengar.
> Ma Ma Sa Ja, Jurus Pokoknya Cuma Mama Mia. Rame, deh !
Para opsir agen Kay
> Pang seperti orang she Ma dan she Pa ( Ma To Li dan Pa I
Sal ) sibuk
> memperkenalkan jurus Mo Go Sa Ja, Ba Tu Sa Ja dan
pamungkas Nga Mu'o Sa
> Ja.
>
> Kaisar Boan Bie Bie sang juara bertahan memang
menggemaskan. Pendek, mata
> bundar suka melotot, pemimpin aliran sesat It Mie, tapi
selalu diberkati
> Budha. Theo Taysu dari Kay Pang sudah sering muntah kalau
mimpi Kaisar Boan.
> Pengikut Kay Pang-pun percaya betul orang itu sumber sial
seretnya rejeki
> masuk. Tapi apa daya . Sampai sekarang belum ada jurus pas
buat mengalahkan
> Bie Bie dari Kang Lam Cit Koay. Kalah terus (kalau pakai
aturan).
>
> Sementara itu rombongan Siauw Lim Sie telah berada
dipinggir kota. Pang-cu
> Bu Kek Siansu, Si Buta dari Gua hantu pewaris Im Yang Bu
Tek Cin Keng
> menarik napas panjang. Kyai Langit gurunya punya banyak
pesan yang terus
> mengganggu nuraninya. Hand-phone dari siuw-moay-nya,
pang-cu ( pemimpin
> partai) Kay Pang selalu berbunyi. Kiu Bwee Coa Li , si
Mama Mia selalu
> nangis memelas ngemis kursi antik warisan dinasti Boan.
Antara tega dan
> tidak tega, antara KKN dan nasib ratusan juta manusia.
Bagaimana, ya ?
> Wawasan sang siauw-moay cuma 1/2 meter, ilmu silatnya
baru dasar .Tenaga
> lweekang tidak memadai...... Apa ada jamu mukjizat ?
>
> Pusing ahh........................
>
> Wassalam.
> Abdullah Hasan
>
> ( Pada OKT dan Khoo Ping Hoo yang telah memberi senang
pada banyak
> manusia ).
>
>
>
>
____________________________________________________________
__________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN
SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!