Yang musti dicermati sekarang adalah ada apa dengan mundurnya Wir ini.
Apakah ini sandiwara Wir yang baru. Apalagi ditambahi dengan ungkapan klise
apabila rakyat membutuhkan....Melihat payahnya politisi sipil kita ini dan
timbulnya konflik antara pendukung capres, jangan-jangan militer sedang
berencana untuk menjadi dewa penyelamat. Si Marwah harusnya tidak tinggal
diam setelah bosnya ditohok oleh Wiranto. Tohok balik dong.

vana
----- Original Message -----
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: Kuli Tinta <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, October 19, 1999 2:43 PM
Subject: [Kuli Tinta] Penolakan Wiranto


> Siang ini secara paralel RCTI menayangkan wawancara dengan Marwah
> sedang SCTV wawancara dengan pengamat Militer MT Arifin.
>
> Marwah favouritnya teman saa semakin kelihatan kapasitasnya. Ia
> mengkritik wartawan yang menggunakan kata Wiranto Mundur yang
> menurut dia  sebenarnya bukan begitu. Ia masih optimis bahwa
> Wiranto akan bersedia pada saatnya nanti.
>
> Nah, di stasiun yang lain, MT Arfiin mengatakan bahwa pencalonan
> Wiranto adalah kehendak Habibie yang meminta Wiranto untuk
> menjadi Wapresnya. Lebih lanjut, Arifin mengatakan bahwa ia
> memiliki data akurat bahwa sore harinya militer mengadakan rapat
> (tanggal 13 Oktober 99) bahkan diikuti oleh seluruh Pangdam.
> Keputusannya adalah menolak tawaran Habibie itu.
>
> Dengan demikian, seperti posting saya sebelum ini, TNI seperti
> beberapa minggu sebelumnya melalui Hartas bersikap untuk berpikir
> seribu kali untuk menerima tawaran itu.
>
> Mengapa Marwah tetap ngotot?
>
> ��
>
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke