On Fri, 22 Oct 1999 [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Wanita itu adalah keturunan Putra sang Fajar.....
Keturunan tidak menjanjikan apa-apa.
Kalau bapak saya insinyur, apa ya terus saya mesti jadi insinyur?
Kalau bapak saya lurah, apa ya terus saya jadi lurah?
Keturunan cuma memberi kepastian kesamaan DNA.
Lain dari itu tidak ada.
> Wanita itu adalah pemilik massa dari bangsa yang terpisahkan beribu pulau
> yang dinaungi mega-mega nusantara yang sedang luka.....
Tarik kelompok eks Parkindo dan Katolik yang kini menguasai PDI-P.
Mega akan segera jadi manusia biasa.
> Wanita itu adalah selalu bermimpi adanya hukum yang berhatinurani untuk
> membalas nyawa massa-nya yang hilang di 27 Juli 1996...
Militer adalah pihak yang bertanggungjawab dalam peristiwa itu.
Sekarang, PDI-P _pacaran_ dengan militer.
Jadi, gombal saja omongan anda tentang peristiwa 27 Juli.
> Wanita itu adalah yang selalu diragukan identitas agamanya.....
Wanita itu, namanya Mega, adalah orang yang bersembahyanmg di pura. Jadi,
either dia memang bukan Islam, atau nggak ngeh cara beribadah menurut
Islam. Atau, dia cuma sembahyang politik?
> Wanita itu adalah yang selalu tersenyum, pada mereka yang
> mencemoohkannya.....
Tersenyum adalah satu-satunya kepintaran Mega. Atau, membisu.
> Wanita itu adalah penyejuk dikala massa berontak, marah dan anarkis karena
> kecewa.....
Wanita itu pula yang mestinya bertanggungjawab terhadap kerusakan yang
ditimbulkan massanya. Dan wanita itu pula yang menganggap pengrusakan itu
suatu kewajaran. Karena itu, wanita itu adalah bosnya preman.
> Wanita itu adalah yang akhirnya bersedia kedepan di tempat ke-2 yang tidak
> sesuai amanat warganya....
Masih untung wanita itu didukung Golkar. Dan kalau memang tidak sesuai,
kenapa tidak menolak saja?
> Dan akhirnya wanita itu menabukan dendam dan mengubahnya menjadi
> persaudaraan......
Ah gombal.
Semua orang juga bisa.
>
> ==================================
> Wanita yang tegar, siapa dia ?
>
> Sosok wanita ini tampil dengan kebaya, menatap keras
> ke masa depan, yang dengan tegar terus bertahan, meski
> ada terpaan hujan dan badai, serta terik surya tiada
> henti. Dia benar-benar wanita yang sangat kuat, bahkan
> lebih dari kemampuan laki-laki. Dia tetap berdiri
> tegak, dan senantiasa demikian. Siapa dia?
>
> Sudikah Anda memberi jawaban secara jujur kepada saya.
> Benarkah dia yang saya maksudkan?
>
> Salam
>
>
> =====
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!