From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
> Tidak hanya kebijakannay saat ini atau nanti. Kebijakan di masa lalunya
> juga perlu dikritik.
------------------------
anda bisa tidak setuju dengan kebijakan di masa lalunya, tapi hal itu sudah
lewat..
jika kebijakannya yang sekarang anda anggap sama dengan kebijakan masa
lalunya (yang anda tidak setuju), maka anda bisa mengomentarinya..
kita liat aja yang sekarang bagaimana..

> Masih relevan juga. Kalau nanti tiba2 saja dia sembahyang di gereja,
> sedang kita tahunya dia ngaku Islam, tetap saja dia perlu dikritik. Bahwa
> tanpa nama Sukarni mega adalah orang biasa, sudah banyak orang tahu. Cuma
> orang bego saja yang tidak mau mengakui hal itu.
-------------------------------------------------------------
dengan nama Sukarno pun, Mega adalah orang biasa..bapaknya pun adalah orang
biasa..
masalah dikritik, ya jelas perlu sekali..

> Nabi bukan orang biasa. Agama apapun tidak setuju dengan hal itu.
> Dukun dan paranormal lebih dekat ke setan. Presiden dan gembel memang
> orang biasa. Seperti kita semua.
----------------------------------------
kalo anda anggap nabi bukan orang biasa, maka dukun dan paranormal pun bukan
orang biasa..
nabi dipandang tidak biasa karena hubungannya dengan Allah..
dukun dan paranormal pun juga dianggap tidak biasa karena kemampuannya (atau
hubungannya dengan setan menurut anda)..

coba hubungan mereka dengan Allah ataupun setan tidak seperti itu..mereka
pun akan dipandang sebagai orang biasa..
berarti yang disebut tidak biasa itu adalah atribut2nya..
kalo begitu, gembel juga bukan orang biasa..dia adalah seorang
gembel..presiden juga bukan orang biasa, dia seorang presiden..

diluar itu, dia adalah orang biasa..

semua manusia adalah seperti kita semua..



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke