apakah posting ini berhubungan dengan subject di atas,
tidak peduli. pokoknya saya postingkan, sekedar mengisi
sepinya milist-milist yang biasanya ramai. saya akan
bicara tentang demokrasi kuno, ketika idea itu
muncul di dunia.
demokrasi, yang jelas kalau mau diterjemahkan langsung
apa adanya,
demokrasi itu ya KEDAULATAN RAKYAT titik gedhe.
cethok.... gitu... selesai kan? nggak perlu model-modelan.
gitu saja kok repot. (menirukan kebiasaan presiden wahid,
siapatahu nanti aku nututi ada yang mencalonkan untuk
mresiden.... hehehee..)
dan konon munculnya idea democracy itu karena keinginan
10 wilayah atau suku-suku atau kerajaan-2 kecil di negara
kepulauan yang bernama ANTHENE, 3.5 abad sebelum masehi,
menata kehidupan bersama dalam suatu legislasi yang imbang,
adil, dengan dasar kepercayaan mampu menyejahteterakan
mereka, setelah pengalaman pahit bahwa kehidupan
bernegara yang monarki penuh, apalagi militan-tiran hanya
memperbodoh dan memperkejam kehidupan sosial mereka
(kekalahan dari macedonia suatu kerajaan yang jauh lebih
kecil).
konon lagi... lembaga democracy kuno itu namanya
THE FIVE HUNDRED COUNCIL (Dewan atau konsul 500),
yang secara adil setiap wilayah (dari yang 10 itu) mengirim
50 wakilnya duduk di badan konsul-gopek itu. wakil-wakilnya
dipilih bukan dengan pemilu atau coblosan atau voting, atau
musyawarah
melainkan diundi (pakai lottre katanya). konsekuensinya,
setiap tokoh
masyarakat yang masuk kelompok penentu kehidupan bersama,
ya harus siap, pandai, smart dan siap membela aspirasi warga
yang diwakilinya. konon peninjauan mutu setiap wakil itu
dilakukan setahun sekali.. kalau dinilai tidak becus... ya
di-recall.
voting hanya dilakukan ketika memilih jenderal, perdana
menteri serikat yunani kuno, atau menentukan untuk berperang
atau damai, bila menghadapi tantangan dari wilayah lain.
selebihnya urusan legislasi umum ditentukan lewat
musyawarah,
tentunya dengan perdebatan dan segala macamnya. ketika
muncul
ide voting satu kepala satu suara, ada orang bijak protes
dengan
pendapat, tidak mungkin kemampuan seorang "budak nafsu"
sama dengan seorang "budak ilmu", sehingga harga suaranya
pasti beda. dan orang itu pilih mati minum racun daripada
menyetujui one man one vote. dia yang dikenal bernama
SOCRATES, seorang guru yang mengajar dengan bertanya.
seorang guru yang selalu gelisah bila ada orang yang tidak
mampu
menjawab pertanyaannya. seorang guru yang menyatakan:
SEANDAINYA ATHENE INI KUDA TIDUR, MAKA AKULAH
LALAT PENGGANGGUNYA YANG SIAP MENYENGATNYA
AGAR TETAP BANGUN DAN TEGARAN (hahaha). dan dialah
satu-satunya guru akademis yang tidak meninggalkan secarik
papirus (kertas jamuan itu) pun untuk menuliskan ajarannya.
(dan sekitar 300an tahun kemudian, muncul atau lahir guru
pengajar yang juga tidak meninggalkan satu bukupun, kecuali
catatan para muridnya, dengan ajakan cinta-kasih menuju
kerajaan tuhan. dan 6.5 abad kemudian lahir lagi guru
paripurna
yang enggan pula mencatat ajarannya, kecuali membuat
pengikut
nya hafal akan ajaran yang dibebankannya dan juga yang
mau mencatat segala ujaran dan perbuatannya, yang kesemuanya
menuju kepada hakikat kemanusiaan. manusia sebagai manusia
bagi sesama maupun alam tempat hidupnya)
sehingga pantas bila ilmu pengetahuan pangkalnya dari hasil
pemikiran rakyat demokratik kuno itu, yang sebagian besar
karyanya telah diterjemahkan oleh pemikir dan penikut
guru paripurna angkatan abad 8 - 11 (ditutup dengan
serangan
mematikan oleh imam ghazali, sehingga hingga kini pemikir
yang masih
mengaku pengikut guru paripurna itu lebih banyak menatap
urusan langit daripada eksistensinya di dunia, menjadikan
langit sebagai kurungannya)
saat dinyatakan "pintu berfikr telah tertutup", tanpa
mempertimbangkan
adanya anjuran dan kewajiban untuk selalu berfikir dan
bernalar.
dan pemikir-pemikir hanya bertumpu pada fatwa pendahulunya
tanpa berani melakukan justifikasi dengan perkembangan ruang
dan waktu.
padahal pegolakan, pergeseran dan dinamisasi ruang dan waktu
itulah
sebenarnya letak hakekat kehadirannya.
sementara itu, hasil kekalahan bangsa eropa pada perang
salib, embawa terjemahan-2 itu dan diterapkan apa-apa yang
perlu.
ditambah dengan ke-ngeyelannya orang yahudi... menghasilkan
iptek yang sebagian daripadanya sempat kita nikmati, lewat
permainan mengasyikkan di depan monitor komputer, yang
memungkinkan kita bercanda dan bertengkar si mailing list
ini.
ah.... jangan dipercaya lho... ini ceritanya orang
ngelindur..
biasa dari seorang SOELOYO, atau tukang maido...
wassalam,
mbah soeloyo
------------
maaf pak hasan, subject anda saya bajak..... hehe
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!