Betul, Bung.
Pada hakekatnya kita memang tidak bisa lagi menyembunyikan
perbedaan-perbedaan yang ada. Upaya untuk menutupi perbedaan ternyata hanya
berbuntut pada manipulasi kepentingan pihak yang satu pada pihak yang lain.
Lebih baik kita saling berterus terang mengatakan kebutuhan masing-masing
dan berusaha mencari jalan agar kebutuhan kita dapat terpenuhi tanpa (atau
sesedikit mungkin) mengganggu kepentingan pihak lain. So, kita memang butuh
kompromi-kompromi.


> -----Original Message-----
> From: Ahmad Dimpu [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Monday, October 25, 1999 11:54 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      [Kuli Tinta] Islam/Non-Islam + Jawa/Luar jawa
> 
> Dear netters,
> Dalam tahun-tahun mendatang sepertinya wacana Politik
> Islam vs Non-Islam akan makin marak dan akan menjadi
> corak utama politik Indonesia.
> Dus, 
> Yang tidak kalah pentingnya adalah masalah Jawa Vs
> Luar Jawa, Ini pun sangat-sangat rentan menimbulkan
> konflik.
> Mungkin Untuk Amannya Harus ada juga sharing kekuasaan
> Antara Jawa Vs Non-Jawa, seperti layaknya Antara
> Presiden Vs Wapres sekarang ini.
> 
> Mungkin 5 tahun lagi wacana Jawa Vs Luar Jawa ini akan
> semakin kencang. Atau wacana Negara Federal itu harus
> segera di buka kembali kah???
> 
> ------------------------
> Assyiikk....Negaraku kini lebih demokratis....
> 
> Wassalam.
> 
> =====
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
> 
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke