Ya, di Surabaya ketika ada konvoi massa PDI Perjuangan
di malam hari setelah Mega terpilih jadi Wapres, ada
yang memprovokasi untuk memancing kerusuhan, dengan
memberi 'air minum kemasan' yang terisi dengan air
aki, yang berakibat 8 orang menggelepar, bahkan ada
yang sempat mengguyurkan di mukanya. Ada yang
mengabarkan itu dicampur formalin. Sejauh itulah kabar
di koran. Tujuannya jelas memancing huru-hara.
--- "Daniel H.T." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> At 11:11 26/10/99 +0700, you wrote:
> >On Tue, 26 Oct 1999, Cosmas Damianus Tufan wrote:
> >
> >> duh ....
> >> duh ..
> >> duh ..
> >> ha ha ha ha h aha
> >> ha ha ha ha ha ha
> >
> >> kok lucu ya
> >> omongan kok diplintir sampai sedemikian rupa
> >> mendingan Mega diam aja deh
> >>
> >> ha ha ha ha ha ha ha ha
> >
> >WAM:
> >Jawab saja posting saya. Di bagian mana yang anda
> anggap lucu atau
> >melintir omongan. Biar kita semua bisa tahu siapa
> yang jadi penipu di
> >sini. Hanya karena anda simpatisan PDI-P bukan
> berarti anda harus berpura2
> >bodoh kan? Atau, anda memang bodoh?
> >
>
> Seperti yg saya pernah bilang. Salah satu ciri org2
> anti-PDIP/Mega adalah
> begitu gampang menuduh org lain bodoh.
> Sedikit-sedikit bilang org yg tdk
> sependpt dng mrk dengan kata-kata seperti itu.
> Bodoh, goblok, masih ingusan
> dsb. Dan gampang sekali menuduh org dng berbagai
> tuduhan negatif.
> Seolah-olah itu sdh 100 persen pasti.
>
> Sdr. WAM terlalu mencar-cari kesalahan Mega/PDIP.
> Sekecil apapun kesalahan
> yg menurutnya bisa dibesar-besarkan langsung
> dilakukan. Seperti postingnya
> itu. Masakan Mega hanya mengatakan akan mengunjungi
> korban kerusuhan, terus
> dibilang Mega telah berbohong. Sebab tdk ada
> kerusuhan, dan korbanya itu
> org PDIP. WAM bilang "kenapa tdk bilang saja
> mengunjungi korban yg org2 PDIP?"
>
> Yg disebut kerusuhan, tdk hanya berupa perusakan,
> pembakaran, dll. Tetapi
> perkelahian, atau penyerangan pihak yg satu kepd
> pihak yg lain sedemikian
> rupa sehingga membawa banyak korban dan kerusakan
> materi yg cukup
> signifikan, hal itu sdh tergolong kerusuhan. Apa yg
> terjadi di RS Jakarta,
> sdh bisa dikatakan kerusuhan. Ttg korbannya sendiri:
> Dari mana Sdr. WAM
> tahu bhw itu PASTI orang2 PDIP saja?
>
> Di Detik.com jelas2 disebut beberapa korban terdiri
> dari wartawan juga. Dua
> wartawan DR pun nyaris menjadi korban kebrutalan
> aparat, yg mengakibatkan
> kerusakan cukup parah di RS tsb. Aneh, yg dikecam
> bukan polisi, tetapi
> malah korbannya. Apakah semata karena mrk itu
> dianggap simpatisan PDIP?
>
> Dari mana WAM tahu bhw bom yg meledakkan mobil di
> tengah2 kerumunan massa
> itu adalah bom yg berasal dari PDIP sendiri?
> Bukankah ada kemungkinan lain,
> bahwa ada sabotase di sana? Ingat, fitnah itu
> perbuatan yg tidak mulia.
>
>
>
> ==================================
> Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
> ==================================
>
>
>
______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan
> LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
=====
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!