hingga detik ini aku heran.
keherananku terletak pada dwifungsi.
tentara berfungsi politik merangkap keamanan, atau
sebaliknya.

sedangkan kalau melihat sejarah sejak jaman dulu,
mungkin mulai jamannya abraham atau ibrahim,
tentara, serdadu, selalu menentukan pengaruh suatu
negara.

begitupun sejarah, legenda dan mythology, selalu 
menyertakan kepahlawanan, kekerasan berperang
dan lain-lain yang berbau militer atau dunia serdadu.
hanya memang bukan "sorodadu mikul mriyem" saja.

termasuk ekspansi daulah islam, tak lepas dadi dunia
tentara, peperangan dan penunjukkan pemimpin perang 
yang menang gemilang sebagai GUBERNUR.... wilayah
atau negeri yang ditaklukkan.
yang, kalau tidak salah di situ juga tidak
dikenal istilah OPOSISI, yang oposisi langsung saja
berontak.. bila perlu membasmi suatu wangsa, paling
tidak membunuh khalifah.. itukah sejarah?

keherananku semakin menumpuk.
selain juga bercabang-cabang dan saling pilin.
dengan satu pertanyaan:
"bentuk dan susunan atau sistem pemerintahan
yang bagaimana yang paling baik untuk suatu
negeri yang disebut INDONESIA?"

wassalam,

mbah soeloyo 
-----------
yang terus menerus heran.



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

Kirim email ke