Kasus Dubes AS selesai sudah. Dalam Cakrawala ANTV, Liputan 6 SCTV, juga di
Seputar Indonesia RCTI tadi sore diberitakan, Dubes AS sudah ketemu Ketua
MPR Amien Rais untuk menjernihkan persoalan dan keduanya sepakat,
persoalannya sudah dianggap selesai. Detikcom juga memberitakan ini. Cuma
bedanya, berita Detikcom samasekali tidak menyebutkan Dubes AS sudah minta
maaf (di ANTV, SCTV dan RCTI ketiga-tiganya ada disebut Dubes AS minta
maaf), dan di Detikcom masih diembel-embeli pernyataan Mar'ie Muhammad yang
mengatakan "tekanan itu tidak ada".
Kesimpulan: memang benar Dubes AS "menyarankan/mengharapkan" agar Glenn
Yusuf jangan diganti. Tapi "saran atau harapan" itu oleh Amien Rais diterima
sebagai keterlaluan, sebagai "tekanan", sebagai "campur tangan". Jelas dan
gamblang, dan dengan demikian memang kasusnya selesai sudah.
Reva Renaldo
Dubes AS VS Amien, Selesai
Reporter: Iwan Triono
detikcom, Jakarta- Perseteruan Duta besar AS untuk Indonesia Robert Gilbard
dengan Ketua MPR, selesai sudah. Kamis (4/11/1999), Gilbard bertamu ke Amien
Rais dan menyatakan bahwa tidak ada maksud darinya untuk melakukan
intervensi pada Indonesia.
Gilbard menemui Amien di Gedung MPR, Jl Gatot Subroto, Jaksel. �Masalah ini
sudah ditutup dan tak perlu diungkit lagi,� tegas Amien seusai pertemuan.
�Dubes AS mengatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud untuk melakukan
intervensi sama sekali,� sambung Amien Rais.
Lebih lanjut Amien menandaskan,�Dubes AS hanya ingin memberikan
saran-sarannya yang sempat saya anggap sebagai kelewatan.� Seperti
diketahui, Amien Rais sempat kesal pada Gilbard karena dinilai telah campur
tangan pada masalah intern Indonesia. Campur tangan itu adalah, penilaian
Amien bahwa Gilbard melalui Menkeu Bambang Sudibyo, melakukan intervensi
dengan mendesak agar Glenn MS Yusuf tidak diganti
sebagai Kepala BPPN.
Namun beberapa saksi mata, diantaranya Ketua Independent Review Committee
yang bertugas mengawasi BPPN, Mar�ie Muhammad, mengaku bahwa tekanan itu
tidak ada.
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!