Boleh2 aja bikin partai tandingannya. Tapi masa sih namanya disingkat
menjadi PANU, Pak Faisal?



>Kabar Retaknya PAN
>Fatwa: PANU Bukan Ancaman PAN
>Reporter: Nurul Qomariyah
>
>detikcom, Jakarta- Perpecahan di tubuh Partai Amanat Nasional (PAN)
tampaknya terus mencuat. Ini nampak dari kabar akan dibentuknya Partai
Amanat Nusantara (PANU) oleh para fungsionaris PAN. Salah satu penggagasnya
itu adalah Sekjen PAN Faisal Basri.
>
>Menurut salah satu Ketua PAN yang juga Wakil Ketua MPR, AM Fatwa ketika
dihubungi detikcom, Minggu (5/12/1999), menyatakan bahwa dia sudah
mendengar mengenai adanya rumor tersebut. 
>
>Namun Fatwa mengaku bahwa dirinya tidak secara langsung mendengar berita
tersebut dan hanya diberitahu bahwa ada tulisan mengenai hal itu harian
Suara Pembaruan. �Saya memang mendengar tapi saya belum diberitahu langsung
tapi katanya ada tulisan mengenai hal itu,� kata Fatwa.
>
>Mengenai pembentukan Partai Amanat Nusantara (PANU) jika memang
terrealisasi, Fatwa menyatakan bahwa hal tersebut menjadi hak asasi. Fatwa
juga menyatakan, pihaknya tidak resah mengenai pembentukan PANU tersebut. 
>
>�Pembentukan PANU tidak perlu dianggap sebagai penggembosan. Namun justru
dianggap sebagai hal yang perlu. Pembentukannya akan menghasilkan
kristalisasi yang berakibat positif bagi PAN. Dan PAN tidak dirugikan oleh
pembentukan PANU tersebut. Justru dengan kristalisasi ini akan semakin
jelas antara orang-orang yang mengarah pada pandangan sekuler dengan yang
tidak, � tandas Fatwa.
>
>Fatwa juga menyatakan bahwa ide pembentukan tersebut tidak perlu dibendung
karena itu merupakan aspirasi demokrasi . �Kristalisai itu penting daripada
gontok-gontokan,�ujar Fatwa. Dengan demikian, menurut Fatwa, pihaknya akan
membiarkan saja hal tersebut. 
>
>Menurut kabar yang beredar itu, kubu PANU diantaranya adalah Gunawan
Muhammad, Faisal Basri, Santosa, dll. Mereka membentuk PAN Jilid II karena
merasa kecewa dengan manuver-manuver PAN pimpinan Amien Rais.
>
>Sebagaimana diketahui, perpecahan itu memang sudah tampak ketika Amien
mensponsori pembentukan Poros Tengah. Situasi kian memburuk ketika Amien
maju sebagai Ketua MPR. 
>
>Faisal Basri sebagai Sekjen PAN mengaku tak pernah diajak rembukan. Bahkan
dia sempat mengaku sebagai bemper. Bahkan dalam HUT PAN ke-1 pun Faisal
Basri tidak hadir. Dan tabloid resmi PAN, Amanat, sempat menjadikan kabar
perpecahan di PAN itu sebagai laporan utama. Komplit dengan penjelasan
kubu-kubu yang �bersengketa�.
>
>Perpecahan itu tampaknya terus berlanjut dan akhirnya Faisal Basri cs pun
bernit mendirikan PANU. Hingga berita ini diturunkan, kubu Faisal Basri
belum berhasil dihubungi.
>
>




==================================
Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
==================================


-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke