Mbah Soel yang bijak. Pengalaman anda mirip dengan saya. Saya sejak bayi beragama
Katolik. Seluruh keluarga besar saya Katolik. Ketika kecil saya hidup di kampung
namanya Kauman. Teman-teman saya semuanya memeluk agama Islam. Kalau Puasa di Bulan
Ramadhan saya merasa kesepian lebih-lebih, pada waktu itu banyak bahkan semua teman
saya mengikuti pesantren kilat. Nah untuk mengurangi rasa sepi inilah, saya mengikuti
pesantren Kilat yang diselenggarakan di SD Muhammadiyah.
Para pembimbing di pesantren tersebut, tidak ada satupun yang menghujat atau
ngujuk-ngujuki (menyurus) saya untuk pindah agama. Mereka justru mengendaki agar kita
selalu saling kasih dan menghoormati antar sesama kita.
Dari sinilah saya semakin yakin kepada agama saya tentang kebenaran-kebenaran
kontekstual yang ada dimasing-masing agama tersebut. OPleh sebab itu sampai
sekarangpun saya justru banyak bersahabat dengan saudara-saudara saya yang muslim.
Intinya kalau kita mau belajar memahami ajaran agama tertentu di luar agama yang telah
dianut, maka menurut saya, justru akan memperluas wawasan kita dan memperkaya bathin
rohani kita akan kehidupan antar sesama dalam rangka melaksanakan penziarahan di dunia
fana ini untuk menuju alam abadi.
--
On Wed, 26 Jan 2000 07:35:54 mBah Soeloyo wrote:
>Ini posting saya untuk tiongha-net@ dalam topik perasaan natal
>bersama. Yang rupanya dengan nuansa lain muncul di kuli-tinta
>ini perihal kerukunan umat antar agama.(bukan kerukunan agama
>lho ya....)
>mudah-mudahan memancing kenangan-kenangan "jernih" yang lain
>untuk menjadi pegangan mencari kerukunan....
>
>--------------------------------------------------
>Mengenang masa kecil, memang kadang menimbulkan kerinduan.
>Rindu akan kebahagiaan tanpa beban. Keceriaan yang sulit dicari
>akhir-akhir ini padanannya.
>Seperti dengan Pak Jim dan Mas Mustafa, suasana kerukunan itu
>sempat sangat dalam saya rasakan ketika kecil, hingga remaja.
>Bahkan, saya memeluk agama Islam sekarang ini, menjadi semakin
>mantab dan tidak akan berpindah lagi, setelah mendapat nasihat
>dari seorang biarawan Katholik, Br. Arietas Soekotjo, yang adalah
>guru saya ketika SMP. Seorang guru spiritual yang tidak lagi
>memandang agama muridnya, semata hanya ingin mengajak
>agar para muridnya menjalankan ajaran agamanya dengan
>konsekuen dan benar. (saya waktu itu mendapat dispensasi
>untuk pulang awal bila Jum'at, namun sering saya manfaatkan
>untuk kenakalan keremajaan saya, main ke pasar hewan... hehe).
>Suatu ketika Bruder ini berkata: "Kalau ditinjau isinya, kitab-kitab
>suci agama, maka yang paling lengkap adalah al-Qur'an, kitab
>sucinya si Drajad itu. Tetapi saya tetap menjalani kebiarawanan saya,
>karena sudah mengikat janji dengan Tuhan. Siapa yang berani
>melanggar sumpah kepada Tuhannya? Oleh karena itu, mulai
>saya jadi kepala sekolah ini, sengaja hari Jum'at saya bebaskan
>dari ulangan harian di siang hari. Agar saudara-saudara kalian,
>seperti Drajad itu bisa ikut sembahyang Jum'at. Ya kan Jad..
>ayo kamu itu mbok menjalankan agamamu dengan benar!"
>
>Sayang karena kebodohan dan kenakalan saya, kata-kata Bruder
>itu justru baru muncul kembali dari alam bawah sadar setelah
>melihat kenyataan, Agama menjadi permasalahan besar bagi
>PERSATUAN BANGSA, akhir-akhir ini. Padahal banyak ajaran
>beliau selama saya menjadi muridnya tentang pentingnya menjalankan
>substansi keagamaan, bukan sekedar kulit-mulitnya.
>
>Betapa baru saya sadar, dulu ketika kecil hanya keindahan yang
>membekas. Suatu keindahan tersendiri ketika pada acara Natalan
>kata-kata pembukaannya "Dumateng para sedherek Kristiani,
>Romo, ingkang nembe bahagia mangayubagya Natalan, Assalaamu'
>alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh..." Karena acara dibuka
>oleh Pak Lurah Djarwo Soetiardjo, seorang lurah sederhana
>yang sekaligus mengelola dan menjadi imam mesdjid kampung
>halaman saya. Suasana itu sekarang ini sangat langka rupanya.
>Ketika antar umat beragama saling bertengkar. Bahkan dalam
>agama yang sama pun terjadi perebutan KEBENARAN menurut
>versi aliran atau sektenya....
>
>
>tabik,
>
>
>mBah Soeloyo
>Moderator ML JOWO WOJOSETO
>SURADIRA JAYANINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI
>langganan: [EMAIL PROTECTED];
>eGroups.com home: http://www.egroups.com/group/wjseto
>
>
>
>
>-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
Join 18 million Eudora users by signing up for a free Eudora Web-Mail account at
http://www.eudoramail.com
-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!