Aduh...
kayaknya pembahasannya sudah menyimpang dari subjek YESUS SANG ANAK
MANUSIA
Saya usul mending di-stop saja pembahasan-pembahasan yang tidak
menghasilkan solusi seperti ini, karena saya lihat isinya hanya
pertentangan prinsip-prinsip yang dianut masing2 individu, tentunya tidak
bisa memaksa orang untuk satu persepsi dng. kita.
Toch... hanya menambah ke-ego-an kita akan agama yang kita
anut, bukan menambah keimanan pada-Nya.
On Fri, 28 Jan 2000, hestu ciptohandoyo wrote:
> Wong mau rukun (walaupun dengan nuansa simbolik) saja kok diprotes. gitu saja kok
>repot. mbok yang biarkan saja toh tujuannya baik. Jangan repot terus dong.
> --
>
> On Thu, 27 Jan 2000 15:19:44 Phantom Stranger wrote:
> >From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
> >> Untuk apa para mahasiswa IAIN hadir dalam acara ritual Natalan?
> >
> >PS :
> >emangnya ndak boleh ya?
> >mau hadir kok dilarang....
> >
> >> Sungguh aneh kalau kehadiran orang Islam di gereja dianggap sebagai
> >> lambang kerukunan beragama. Kalau begitu, kehadiran warga Nasrani di
> >> mesjid juga semestinya dianggap sebagai lambang kerukunan dong?
> >> Atau, cuma orang Islam saja yang mesti hadir di gereja agar penganut
> >> kedua agama itu dapat dianggap rukun?
*** alon-alon waton kelakon
... i c o e S ...
- aroeskoeat -
-----------------------------------------------------
Get your free email at http://aroeskoeat.i-p.com
-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!