On Sun, 30 Jan 2000, [iso-8859-1] �� wrote:
> Yaser Arafat itu termasuk nggak boleh ya?
> Juga Nabi yang mempersilahkan sahabatnya yang tidak beragama Islam
> untuk sembahyang di tempat beliau juga nggak boleh ya?
WAM:
Mempersilahkan kan lain dengan menyuruh to?
Sejak kapan Nabi MENYURUH orang yang tidak beragama Islam sembahyang di
tempatnya? Menyuruh, artinya, ada resiko tertentu kalau yang disuruh tidak
mau.
> Wah film mengenai orang Palestina di mana mereka yang beragam
> Islam sembahyang di altar gereja juga nggak boleh ya?
WAM:
Baca dulu sejarah gereja yang dipakai tempat sembahyang orang Palestina.
Jangan mengambil kesimpulan begitu saja. Kalau orang Islam shalat di
Gereja Katedral Pasar Baru, itu baru aneh. Jadi nggak aneh kalau di
Palestina sana. Karena banyak gereja yang tadinya adalah mesjid!
> kalau jawabannya semua nggak boleh ya... sudah, kita menunggu saja
> dengan sabar sampai itu boleh ..... agar di Indonesia tidak lagi
> ada ketegangan yang berlatarbelakang agama.
WAM:
Coba saja anda anda (kalau anda beragama Islam), usul supaya tiap Jumat
boleh shalat di gereja Antonius Kotabaru (Yogya). Let's see the result.
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!