On Mon, 31 Jan 2000, Martin Manurung wrote:

> ----- Original Message -----
> From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: 31 Januari 2000 10:55
> Subject: Re: [Kuli Tinta] YESUS SANG ANAK MANUSIA
> 
> 
> > On Sun, 30 Jan 2000, GIGIH NUSANTARA wrote:
> >
> > > > WAM:
> > > > Kalau orang
> > > > Islam shalat di
> > > > Gereja Katedral Pasar Baru, itu baru aneh.
> >
> > > Jelas aneh, masa mau sembahyang mesti usung-usung meja
> > > kursi, yang biasa dipakai jemaat gereja melakukan
> > > misa. Ada-ada saja...
> >
> > > Lama-lama jadi sangat ngawur ! Poll !
> >
> > WAM:
> > Berarti, aneh juga ya, orang Islam Palestina itu?
> > Mesti angkat-angkat kursi dulu sebelum shalat?
> > Dengan demikian, apa yang dicontohkan ac adalah sesuatu yang tidak umum.
> > Yang tidak perlu dipakai sebagai acuan. Setuju.
> 
> Martin:
> Di gereja tempat kebaktian sih nggak ada meja, kecuali di altar doang. Itu
> juga cuma satu meja. Di Timur Tengah, banyak Gereja yang nggak pakai kursi,
> karena ritualnya persis kayak saudara-saudara orang Islam. Cara sembahyang
> Islam, Kristen Orthodox dan Yahudi itu kan tradisinya Timur Tengah. Di
> Indonesia sini juga ada Gereja Orthodox Syiria yang termasuk "Gereja Purba"
> atau "fosil" Umat Kristen mula-mula. Mereka, cara sembahyangnya seperti
> orang sholat, ada berlutut, membungkuk, dll, juga ada waktu-waktunya (kalau
> di Islam 5 waktu, kalau di Orthodox ---kalau enggak salah--- 7 waktu,
> mengikuti kebiasaan Yahudi), juga ada kiblatnya; kalau umat Islam ke Ka'bah,
> Orthodox ke Yerusalem (kabarnya, saya dikasih tahu teman saya yang beragama
> Islam, dulu jamannya Nabi Muhammad juga pernah kiblatnya ke Yerusalem, lalu
> diubah oleh Nabi ke Mekkah). Jadi, untuk Gereja-Gereja Orthodox, nggak ada
> kursinya juga.
> 
> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>

WAM:
Back to my original reply.
Berarti, memang nggak aneh kan, orang Islam shalat di gereja di Palestina?
Benar juga kan, saya bilang baru aneh kalau orang Islam shalat di Gereja
Kathedral. 


-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke