On Mon, 31 Jan 2000, Salim Suharis wrote:

> SLM:
> Saya kira semua itu udah ada aturannya sendiri-sendiri
> saya paling nggak suka deh ama orang yang suka mencampur adukkan agama
> kalo menurut aturannya nggak boleh .. ya udah nggak usah ditawar2
> tapi kalo aturannya boleh, atau aturannya memperbolehkan karena satu
> alasan tertentu

WAM:
Setuju mas.
I'll tell you the truth.
Menurut agama Islam, dilarang mengucapkan Selamat Natal.
BUkan apa-apa, karena akidah saja.
Sebab, orang Islam percaya bahwa Nabi Isa itu adalah manusia.
Bukan Tuhan.
Jadi, kalau orang Islam tidak mau mengucapkan Selamat Natal atau
menghadiri perayaan Natal, itu bukan karena memusuhi Kristen. Tidak. 
 
> ya udah ... jangan coba-coba untuk bilang nggak boleh ....
> lha .... jangan seenaknya memaksakan keinginan pribadi ...
> hidup ini ada yang mengatur
> kecuali kalo dalam agama mengatakan boleh melakukan aturan2 baru

WAM:
Orang Islam mengenal surat Al-Kafirun.
Yang salah satu ayatnya mengatakan _laakum dinukum waliyaddin_. Maksudnya, 
orang Islam nggak akan memaksa orang (ummat) lain untuk masuk Islam. Dan
juga tidak mau dipaksa untuk ikut kepercayaan ummat lain. Bagus kan?
Tidak ada ajakan untuk memusuhi.

Jadi jelas, bahwa di Islam memang ada ayat yang mengatakan bahwa orang
Islam nggak mau dipaksa mengikuti ajaran agama lain. Bukan sekedar
mengada-ada.

Jadi, kalau adanya orang Islam masuk ke gereja dianggap sebagai simbol
kerukunan, itu yang mesti diluruskan. 


-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke