FI:
Ih, ini Mas Wisnu dan Mas Loy (saya nggak mau manggil Mbah, soalnya
koq terkesan 'feodalistis' gitu, hehe), koq sama2 ngawur, salah
membaca posting pertama saya.
Saya itu nggak nanyain apa artinya 'Pabu Sacilat', saya cuma memuji
pemilihan nama itu dan menanyakan bagaimana cara dapetnya.
Gitu aja koq salah baca sih ;).
Mas Loy, jangan banyak pake bahasa Jepang dong, nggak ngerti saya ;).
+ weleh, namaku jadi ngepop juga... hahaha mas loy, bila digabungken
jadi masloy. lho mirip-mirip nama bangsa bolswijk.. hahaaaa..
rasanya aku juga kurang jelas, apakah waktu baca posting mas ferli
untuk mas pabu sakilat itu ngawur menganggap bertanya artinya atau
memuji. sebab terus ada susulan dari yogya (mas aswat) yang terang-2an
mempertanyakan ilham dari mana yang membikin nama pbsac. (setelah
ditambah) itu hadir.
sayang, kemudian muncul posting dari mas wisnu am(wam) yang
mencantumkan "perkiraan" terjemahannya berdasarkan bahasa prokem
ngayogyakartanan... yang artinya ASU BAJINGAN. hahaha.. aku geli...
karena asu dan bajingan ini di hadapan anak-anakku (si besar dan
si gedhe... jelas bukan nama sebenarnya, wong bebas kok!) asu itu
biasa saja bermakna anjing (wan-chan). sedang bajingan itu tak lebih
tokoh jahad eh... jahat, dalam cerita serial TV (karena mereka sempat
kecil di lingkup jawa timuran). maka bajingan yaaa tak bermakna
makian atau umpatan atau penghinaan, karena pasti ada dalam
dunia nak-kanak bila menirukan cerita serial TV, semisal dora-emon.
(anakku gedhe pernah usul ke temannya "Aku pilih dadi bajinganne,
koen serine.. jare bapak, bajingane luwih pinter ketimbang serine"
sorry bahasa planet...)
lain lagi di kampung ibu-bapakku. bajingan itu adalah sebutan lain
bagi tukang atau sais gerobak sapi. sementara di lingkar budaya kakek
moyangku yang konon masih punya darah kartosaru.... walah... salah
maksudnya kartosuro dan palar.. bajingan adalah makian paling kasar
untuk lingkungannya yang super feodal.
di lingkar budaya masa kanak-kanak-ku, makian paling kasar dan jorok
adalah "DLOGOK", makanya teman-teman memperhalusnya menjadi nDLEGEK.
padalah aku enak saja pakai nama samaran DON DLEGOK.... hehehee. yaaah
jadi apalah gunanya mengeler-eler... memperpanjang atau
membuat interpretasi pendongengan PABU SACILAT?
malah mas ferli menawarkan nama "peju sejilat", juga tak apa-apa. kan
itu bermakna "kama sajuga"?
------------
Gigih :
Munafik ? Sepanjang yang mengatakan hal ini WAM, tak
akan pernah membuat saya menyesal, dan mulas. Lain
halnya kalau yang bilang ini mbah Soel, saudaraku
Tigun, atau Koh Yap, juga beberapa sahabat dekat lain,
bisa pingsan saya.
+ haha, jadi gampang membuat cak gigih ini pingsan.
cukup aku bilang "CAK GIGIH, PENO IKU MUNAFIK".
mau bilang diancuk aja dihaluskan jadi jancuk jaran sak kosir-kosireee
hahaa... katakan cak, yang jancuk ya jancuk.. yang jaran ya jaran.
jangan jaran dianggap kusir, kusir dianggap jancuk....
(wah.. refot juga nih.. pilih kata-katanya.... takut dianggap bahasa
jepang oleh bang ferli... eh, bang, sampeyan kenal nggak sama
mas ferry iskandar, yang barusan ngirim berita tentang foto-2
tragedi halmahera?)
----------------------
Alasan perut ?
Ya. Saya harus mempertahankan periuk nasi saya yang
cuma tak seberapa ini dengan gigih. Saya tak pandai
KKN, sehingga anak-anak saya pun terpaksa harus rela
melata-lata untuk mendapatkan pekerjaan. Alhamdulilah
mereka berhasil sekali. Ya, sangat berhasil. Saya
berhasil mendidik mereka, meski demi perut yang kempis
ini.
+ pantas semboyanmu "sugih durung karuwan, sombong
didisikno", cak. lha ternyata perutmu yang kempis tertimpa
berbagai penyakit itu harus dengan gigih anda bela-bela
gitu?
----------------------
Gigih :
Tak pernah sekalipun saya menulis yang tak benar. Saya
bertahan untuk tak mencampuri beberapa posting
tertentu, hanya karena tak cukup fakta yang saya
miliki.
Jutaan orang menggunakan alamat gratisan, dan toh saya
tak pernah membaca apa alamat-alamat yang dipakainya
tersebut. Saya hanya membaca makna posting mereka,
lalu mencoba sepakat kalau cocok dengan fakta yang
saya miliki, diam kalau memang tak sanggup masuk ke
dalam diskusi mereka (seperti diskusi soal tanah
gambut antara Yap dan mbah Soel), mencoba menegur
kalau ada posting yang OOT.
+ waduh, tambah gedhe nih kepala yang sudah susah nyari
kopyah yang pas ini. padahal mauku hanya sederhana, mencari
teman berembuk soal pertanian. mengingat seabreknya sarjana
pertanian di indonesia, tetapi kok memproduksi "beras ketan"
saja tidak becus.....
-----------------------
> WAM:
> Salah.
> Anda tetap munafik. Paling tidak, ketika itu
> berkaitan dengan perut anda.
Gigih :
Terimakasih. Untuk sekedar nama, dan di milis, saya
rela munafik. Lebih-lebih kalau yang bilang 'cuma'
seorang WAM. Beberapa sahabat lebih suka memakai nama
Gigih meski mereka tahu siapa saya sebenarnya. ya tak
masalah...
Masih kurang ?
+hahaaa... memang kalau anda pakai nama asli anda orang
tak akan menyangka. karena saat itu gaya tulisan anda jadi
kaya orang ketakutan... hehee....
munapik amat sampeyan. demi perut lho. lain dong sama
mbah loy ini.... haha. aku toh hanya menirukan logat seorang
anak kecil yang masih kecil dan celat. padahal dia diberi nama
bagus, BAGAS SOEROJO. yang muncul HAJAS SOELOJO.
dan kalau akhirnya soeloyo atau suloyo diartikan menjadi tukang
suloyo ya sudah. lha memang hidupku penuh dengan perbuatan
serba MAIDO kok yaaaa.
(ah seandainya aku menguasai bahasa nusantara ini 25% saja
dari bahasa yang ada... betapa bermaknanya setiap kata-kata
yang ditulis atau diucapkan oleh saudara-2 sebangsa)
nuwun,
mBahSoeL (jelas nama samaran)
=====
Sugih durung pernah, ngere betah...
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!